Share

16 Kecamatan di Bojonegoro Kekeringan

Musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membuat 68 desa di 16 kecamatan mengalami kekeringan. Warga di 68 desa ini kekurangan air bersih sejak awal September 2014.

Bojonegoro (Media Center) – Musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membuat 68 desa di 16 kecamatan mengalami kekeringan. Warga di 68 desa ini kekurangan air bersih sejak awal September 2014.

16 kecamatan yang terdampak di kabupaten Bojonegoro antara lain Kecamatan Bubulan, Dander, Kasiman, Sugihwaras, Ngasem, Temayang, Kedewan, Kedungadem, Sekar, Kepohbaru, Trucuk, Sumberejo, Malo, Ngraho dan Purwosari.

Menindaklanjuti permintaan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pihak Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro telah melakukan droping air bersih melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) serta Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, sebagai kabupaten yang mengalami kekurangan air bersih setiap musim kemarau, Kabupaten Bojonegoro menyiapkan anggaran sebesar Rp 75 juta untuk memenuhi kebutuhan air bersih di musim kemarau.

Tercatat, sejak pengiriman droping air pertama kali, hingga saat ini telah ada 24 tangki air yang dikirimkan ke berbagai lokasi yang terdampak kekurangan air bersih. Dalam sehari, rata-rata dikirimkan empat tangki air di lokasi berbeda dan berdasarkan permintaan warga yang telah dijadwalkan.(**mcb)

Leave a Comment