Share

167 KK di Desa Growok dan Kunci Terima BLT DD Tahap II

Bojonegoro, Media Center – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah kembali memantau penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) tahap II untuk warga Desa Kunci dan Growok, Kecamatan Dander, Kamis (4/5/2020).

Pencairan BLT DD tahap II dilaksanakan di Balai Desa Growok dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Jumlah penerima untuk Desa Kunci sebanyak 117 kepala keluarga (KK), dan 50 KK bagi Desa Growok.

Kepala Desa Growok, Wijianto menyampaikan
50 KK penerima BLT DD sebelumnya telah diverifikasi oleh pemeritah desa.

“Penerima bantuan sudah sesuai kriteria pemerintah. Seperti bukan penerima bantuan Covid-19 mulai dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah,” tegasnya.

Karena bantuan sosial dari pemerintah pusat sangat banyak, lanjut dia, butuh pendataan ekstra hati-hati. Jangan sampai warga di Desa Growok ada yang double menerima atau bahkan tidak menerima sama sekali.

“Kami dari gugus tugas desa juga telah melaksanakan instruksi Ibu Bupati terkait giat karantina bagi para pendatang saat Lebaran,” tandasnya.

Diungkapkan ada 125 orang pendatang dari Jakarta dan sekitarnya yang datang ke Desa Growok, baik pulang kampung karena imbas PHK maupun sekedar mudik sebagai adat saat lebaran tiba.

“Ratusan orang itu kami karantina selama 14 hari di dua tempat dengan jarak kasur melalui pembatas,” jelasnya.

Langkah tersebut terbukti efektif dalam memutus rantai persebaran virus Covid-19. Sampai saat ini Desa Growok belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Semoga saja tidak ada yang terinfeksi virus ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kunci, Marwik, menyampaikan jumlah penerima BLT DD tahap II di Desa Kunci sebanyak 117 KK. Rinciannya, warga baru yang belum terdata dalam program bantuan dari pusat, provinsi, maupun daerah sebanyak 71 KK, warga yang kehilangan pekerjaan sebanyak 29 KK, dan yang memiliki keluarga sakit kronis menahun sebanyak 17 Kk.

“Semua melalui verifikasi dan sudah sesuai kriteria,” sambungnya.

Sama seperti tahap I, kali ini setiap KK memperoleh uang tunai sebesar Rp600.000.

Bupati Anna Mu’awanah menyampaikan, dengan adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tersebut merupakan bentuk nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Saat ini penyaluran BLT DD di Kabupaten Bojonegoro memasuki tahap kedua.

“Tolong agar bantuan BLT DD ini benar -benar digunakan untuk kebutuhan sehari-sehari,” tegasnya

Bupati meminta agar uang tersebut, tidak digunakan untuk membeli baju, handphone atau barang-barang lain yang sifatnya tidak terlalu penting.

“Kita sedang prihatin sekarang, yang awalnya bisa bekerja sekarang harus menganggur karena virus yang mengharuskan orang tidak berkumpul,” tandasnya.

Bu Anna, sapaan akrabnya, meminta agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol Covid-19 agar persebaran virus Covid-19 tidak merajalela dan menginfeksi banyak orang.

“Penyakit ini tidak nampak, dan cara mengantisipasinya adalah dengan mencuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” pesannya.(Dwi)

Leave a Comment