Share

2015, Dishub Bojonegoro Gagal Tambah ATCS

Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro tak bisa menambah unit Area Trafic Control System (ATCS) di beberapa titik rawan. Hal ini lantaran pengajuan anggaran untuk tambahan ATCS pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 tak disetujui oleh Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro tak bisa menambah unit Area Trafic Control System (ATCS) di beberapa titik rawan. Hal ini lantaran pengajuan anggaran untuk tambahan ATCS pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 tak disetujui oleh Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bojonegoro.

Padahal, menurut Hartono, Kepala Bidang Hubungan Darat, Dishub Bojonegoro, penambahan ATCS yang akan disebar di sepanjang jalan nasional ini penting, mengingat semakin padatnya arus lalu lintas terutama di Bojonegoro. “Setiap bulannya di Bojonegoro, untuk sepeda motor saja ada sekitar 2000 kendaraan baru,” jelasnya.

Keberadaan ATCS ini difungsikan untuk memantau arus lalu lintas secara live dan mengendalikan durasi traffic light secara langsung dari operator yang berada di kantor Dishub yang terletak di jl. Pattimura ini. Bahkan, pihak kepolisian tak jarang meminta rekam ATCS untuk melengkapi data peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Ditambahkan, di sepanjang Kabupaten Bojonegoro yang dilintasi jalur nasional ada sembilan persimpangan yang menjadi titik rawan macet mulai dari Baureno hingga Padangan. Hingga saat ini, Dishub Bojonegoro baru menempatkan ATCS di empat titik yakni di simpang Klangon, simpang Sumbang, pertigaan A. Yani dan di perempatan Sumberejo.

Dengan tidak disetujuinya pengadaan ATCS ini, Dishub Bojonegoro gagal melengkapi ATCS yang ditargetkan tuntas pada 2016 mendatang. Untuk pemasangan ATCS di satu titik, setidaknya memakan anggaran sekitar Rp100 juta. Rencana awal, pihak Dinas Perhubungan mengajukan sedikitnya memasang dua unit ATCS di 2015, namun hal ini terpaksa ditunda hingga P-APBD 2015 mendatang.(**mcb)

Leave a Comment