Share

482 Kursi Perangkat Desa di Bojonegoro Kosong, Pengisian Diserahkan Desa

Bojonegoro, Media Center – Sebanyak 482 kursi perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro, kosong. Dari jumlah tersebut, terbanyak sekretaris desa sebanyak 185.

Kemudian Kepala Seksi Pelayanan 31 kursi, Kepala Urusan Keuangan sebanyak 38 kursi, Kaur Perencanaan sebanyak 66 kursi, Kaur Umum dan Tata Usaha 16 kursi dan Kepala Dusun 78 kursi.

Kepala Seksi Bina Administrasi dan Aparatur Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, Andri Firnadi, menjelaskan waktu pendaftaran perangkat desa serta syarat untuk mengikuti seleksi, semua menjadi wewenang masing-masing desa.

“Dengan catatan semua (wewenang) itu dibatasi sesuai aturan yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Perangkat Desa,” ujarnya, Kamis (23/7/2020).

Ada dua cara dalam pengisian perangkat desa. Yakni mutasi perangkat desa, dan penjaringan melalui seleksi.

“Secara aturan setelah dua bulan kosong harus segera diisi,” tegasnya.

DPMD Bojonegoro hanya melakukan pengawasan. Yakni melakukan evaluasi setelah ada laporan dari kecamatan dan desa penyelenggara.

“Nanti kita turun ke desa melakukan evaluasi, tahapan yang benar itu seperti apa,” pungkasnya.

Dari 419 desa di 28 kecamatan di Bojonegoro, 11 desa di Kecamatan Dander dan tiga desa di Kecamatan Malo, tidak menyelenggarakan pengisian perangkat desa karena sudah terisi.(Dwi)

Leave a Comment