Share

7 Ton Pupuk Ilegal Diamankan Kodim 0813 Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Peredaran pupuk ilegal menjadi perhatian serius jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Terbukti jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, berhasil mengungkap penimbunan pupuk bersubsidi di kecamatan Kepohbaru pada Minggu (29/3/2015) kemarin.

Dalam penggerbekan itu dua orang yang diduga kuat sebagi penimbun pupuk bersubsidi berhasil diamankan di Mapolsek setempat. Selain itu juga mengamankan sekira tujuh ton pupuk dari dua tempat berbeda.

Komandan Kodim 0813 Kabupaten Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas mengatakan, penggrebekan itu berawal dari informasi masyarakat jika di wilayah tersebut terdapat penimbunan pupuk. Setelah melakukan pengintaian dan mengumpulkan bukti-bukti, akhirnya penggerebakan dilakukan dan dipimpin langsung Kasdim 0813/Bojonegoro, Mayor Inf M. Jenal Arifin.

Penggerebakn pertama, lanjut Donova, dilakukan di rumah Marji, (51), warga Dusun Njuwet, RT 09, RW 04, Desa Krangkong, Kecamatan Kepohbaru. Dari rumah pelaku petugas berhasil mengamankan sebanyak 98 sak pupuk subsidi. Kemudian, penggerebakan kedua dilakukan tak jauh dari lokasi pertama yakni dirumah Ruswanto, (45) , warga Dusun Njuwet, RT 07, RW 03, Desa Krangkong. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan sebanyak 43 sak pupuk bersubsidi.

“Saat ini kita masih kembangkan kasus ini. Yang pasti sesuai dengan perintah KASAD kita akan mendampingi petani agar mudah mendapatkan pupuk sesuai kebutuhannya,” pungkasnya.(dwi)

Leave a Comment