Share

725 Perusahaan di Bojonegoro Berasuransi

Dari 725 perusahaan ini, tercatat sebanyak 20.680 tenaga kerja yang telah berasuransi, yakni jaminan kesehatan, kecelakaan hingga kematian. Mengingat pentingnya asuransi bagi para tenaga kerja ini, M. Yasin, Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten Bojonegoro mengimbau agar semua perusahaan memfasilitasi karyawannya dengan asuransi.

Bojonegoro (Media Center) – Asuransi bagi tenaga kerja termasuk asuransi kesehatan, kecelakaan hingga kematian telah bergeliat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Hal ini terlihat dari jumlah perusahaan yang terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) , hingga Mei 2014 ini mencapai 725 perusahaan.

Dari 725 perusahaan ini, tercatat sebanyak 20.680 tenaga kerja yang telah berasuransi, yakni jaminan kesehatan, kecelakaan hingga kematian. Mengingat pentingnya asuransi bagi para tenaga kerja ini, M. Yasin, Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten Bojonegoro mengimbau agar semua perusahaan memfasilitasi karyawannya dengan asuransi.

Menanggapi hal ini, pihak Disnakertransos Bojonegoro menyatakan bakal mengawasi agar program jaminan sosial bagi pekerja ini benar-benar dipatuhi oleh perusahaan dan pekerja. Diantaranya adalah jika diketahui ada perusahaan yang melanggar ketentuan jaminan sosial ini, maka pihak BPJS yang telah berkoordinasi dengan Badan Perijinan Bojonegoro akan menghentikan pelayanan publik, hingga pencabutan ijin bagi perusahaan tersebut.

Sementara itu, Kabid Pemasaran BPJS Tenaga Kerja, Fauzan, menyatakan bahwa tak hanya perusahaan swasta saja yang diwajibkan untuk mengasuransikan pekerjanya, termasuk semua operator proyek dan peserta tender di lingkup Pemkab Bojonegoro. “Semua proyek yang dilaksanakan saat ini kita pasang baner BPJS. hal ini menadakan semua tenaga kerja yang terlibat sudah berasuransi,” imbuhnya. (*/lyamcb)

Leave a Comment