Share

88 Lembaga Sudah Terapkan Pendidikan Inklusif

Bojonegoro yang mendeklarasikan sebagai Kabupaten Inklusif saat ini telah memiliki sebanyak 88 lembaga pendidikan yang menerapkan sistem pendidikan inklusif. Lembaga-lembaga ini merupakan sekolah yang ditunjuk dan menjadi proyek dari Dinas Pendidikan Bojonegoro di tahun 2013.

Bojonegoro (Media Center) – Bojonegoro yang mendeklarasikan sebagai Kabupaten Inklusif saat ini telah memiliki sebanyak 88 lembaga pendidikan yang menerapkan sistem pendidikan inklusif. Lembaga-lembaga ini merupakan sekolah yang ditunjuk dan menjadi proyek dari Dinas Pendidikan Bojonegoro di tahun 2013.

Sukarni, Kasi Kesiswaan TK/SD mengatakan, seluruh lembaga ini telah berfungsi secara ideal sesuai ketentuan. Ia menyebutkan, dari 88 lembaga ini diantaranya 53 Sekolah Dasar (SD), 24 Sekoleh Menengah Pertama (SMP), 6 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 5 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Sekolah-sekolah ini yang telah ditetapkan sebagai sekolah inklusif pada 2013, dan mulai berfungsi di 2014,” jelasnya.

Sukarni menambahkan, karena dirasa kurang memadai di tahun 2014, untuk tahun ini Dinas Pendidikan telah mengajukan 120 SD untuk menjadi sekolah inklusif. Jumlah ini akan terus bertambah setiap tahun dan ditargetkan seluruh sekolah di Bojonegoro bisa melaksanakan pembelajaran inklusif.

“Saat ini mulai dilakukan persiapan dan pembekalan bagi guru 120 SD yang diajukan di tahun 2014 lalu,” tambah pria yang juga Sekretaris Pokja Inklusif Bojonegoro ini.

Target Kabupaten Bojonegoro adalah menerapkan pendidikan inklusif di semua sekolah baik negeri maupun swasta. Rencananya, target ini akan tercapai di tahun 2018 mendatang. (**mcb)

Leave a Comment