Share

Ada Sumber Air Asin di Bojonegoro

Air asin semestinya berasal dari air laut, namun di Desa Kanten, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur, sumber air asin justru ditemukan di tengah hutan.

Bojonegoro (Media Center) – Air asin semestinya berasal dari air laut, namun di Desa Kanten, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur, sumber air asin justru ditemukan di tengah hutan. Secara geografis Desa Kanten berjarak kurang lebih mencapai 100 km dari laut. Namun, di beberapa titik daerah ini memiliki sumber air asin yang sempat dimanfaatkan warga.

Kepala desa setempat meceritakan, sebelum tahun 1975 sumber air asin di desa ini dimanfaatkan oleh warga desa untuk memproduksi garam. Bahkan produksi air garam di Desa Kanten termasuk produksi yang cukup menjanjikan. Sumber air garam yang cukup besar ini bahkan tak hanya mampu memenuhi kebutuhan warga sekitar Desa Kanten saja, bahkan penjualan garam ini sampai ke kecamatan Kalitidu.

Sayangnya, setelah tahun 1975 produksi garam ini harus berhenti lantaran adanya pasokan garam dari luar kota yang mulai masuk ke wilayah ini. Hal ini juga didukung mudahnya akses dan kemajuan pembangunan dengan adanya produksi garam yang lebih murah.

Sumber mata air di Desa Kanten, Kecamatan Trucuk, terdapat di Dukuh Mundu. Di sini terdapat dua lokasi, yang pertama di sebut Sumur Asin, terletak di tengah hutan yang merupakan wilayah milik Perhutani. Sedangkan, yang kedua berada di pemukiman penduduk yang disebut Kali Asin. Uniknya, Kali Asin, berada tak jauh dari Kali Adem yang merupakan sumber air tawar yang menjadi sumber air bersih warga Dukuh Mundu.

Saat ini, kondisi kedua sumber air asin ini sudah hampir rata dengan tanah. Namun masih dapat dicicipi asinnya air dari sumber – sumber ini yang masih terus mengalir.(bnb/**mcb)

Leave a Comment