Share

Air Terjun di Tengah Puluhan Sumur Tua Bojonegoro

Menariknya, di sekitar puluhan sumur tua yang ada di Desa Tinawun, Kecamatan Malo ini terdapat potensi wisata alam yakni berupa air terjun kecil yang mengalir sepanjang tahun. Lokasi air terjun setinggi lima meter ini berada satu komplek dengan makam Mbah Zakaria yang disebut-sebut saudara dari Wali Kidangan yang juga berada di Kecamatan Malo.

Bojonegoro (Media Center) – Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, saat ini dikenal sebagai pemasok kebutuhan minyak bumi dan gas (migas) di Indonesia. Selain tambang yang dikelola oleh perusahaan bertaraf internasional, di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Malo, masih terdapat puluhan sumur tua yang dikelola secara tradisional oleh masyarakat sekitar.

Menariknya, di sekitar puluhan sumur tua yang ada di Desa Tinawun, Kecamatan Malo ini terdapat potensi wisata alam yakni berupa air terjun kecil yang mengalir sepanjang tahun. Lokasi air terjun setinggi lima meter ini berada satu komplek dengan makam Mbah Zakaria yang disebut-sebut saudara dari Wali Kidangan yang juga berada di Kecamatan Malo.

Untuk menuju ke lokasi air terjun ini, pengunjung harus melewati jalan setapak yang ditumbuhi semak-semak yang dikelilingi rimbunnya hutan jati. Setelah berajalan 200 meter, akan terlihat makam yang dikelilingi cungkup dan teras untuk peziarah.

Salah satu pengunjung, Novy, mengaku baru pertama kali mengunjungi air terjun Tinawun ini. Menurutnya, dengan suasana sekitar air terjun yang asri dan air jang jernih membuatnya betah berlama-lama di lokasi ini. “Tadi mencoba wudhu menggunakan air pancuran dari mata air langsung, airnya sangat jernih,” ujarnya.

Selain menikmati kesejukan air terjun ini, pengunjung biasanya juga sambil berziarah dan menggelar tumpengan di sekitar makam. Lokasi komplek makam ini juga digunakan sebagai tempat nyadran atau sedekah bumi oleh warga sekitar yang biasanya jatuh pada Jumat Pahing atau Selasa kliwong setiap tahunnya. (*/lyamcb)

Leave a Comment