Share

Akan Gandeng Konsultan dan Pemandu Agro Wisata Belimbing

Bupati Bojonegoro, Suyoto berencana menggandeng konsultan untuk mendampingi petani belimbing Desa Ngringinrejo agar dapat mengelola kebunnya dengan baik agar mampu menarik wisatawan dari lokal maupun manca negara. Hal itu di lontarkan Bupati saat menghadiri Festival Belimbing dan melaouncing Desa Ngringinrejo sebagai Desa Agrowisata Mandiri berbasis IT, Sabtu (1/11/2014).

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Suyoto berencana menggandeng konsultan untuk mendampingi petani belimbing Desa Ngringinrejo agar dapat mengelola kebunnya dengan baik agar mampu menarik wisatawan dari lokal maupun manca negara. Hal itu di lontarkan Bupati saat menghadiri Festival Belimbing dan melaouncing Desa Ngringinrejo sebagai Desa Agrowisata Mandiri berbasis IT, Sabtu (1/11/2014).

“Saat berdo’a tadi saya mendapat ilham. Bagaimana jika petani di sini didampingi oleh konsultan untuk menata dan mengarahkan agar wisata ini banyak di kunjungi wisatawan,” kata Suyoto.

“Sekarang saya tawarkan kepada bapak-ibu, mau tidak wisata ini dijadikan maju? Nanti untuk biaya pendampingannya Pemkab yang akan membiayai,” sambung Suyoto.

Mendapat tawaran itu, petani belimbing Ngringinrejo yang hadir dalam festival itu secara kompak langsung menyatakan sepakat. “Iya pak, kami mau,” kata petani serempak.

Menurut Suyoto, dengan adanya pendamping ini agro wisata belimbing dapat ditata dan dikelola dengan baik. Mulai dari bagaimana melengkapi fasilitas yang ada disini, menggaet para wisatawan, dan cara budidaya belimbing yang lebih menghasilkan.

Selain itu, bupati yang biasa di sapa Kang Yoto itu juga menyarankan, agara di agro wisata ini terdapat “Gaek” atau pemandu wisata yang membantu petani untuk menjelaskan tentang Agro Wisata Belimbing. Mulai dari sejarah masyarakat menanam belimbing, produk-produk dari olahan belimbing, dan lokasi atau belimbing milik siapa yang bisa dipetik.

“Namun orang itu harus yang mengerti sejarah dan hafal lokasi di sini,” tegas Kang Yoto.

Menurut Suyoto, pemandu wisata ini sangat perlu agar pengunjung lebih mudah dan nyaman ketika berwisata di Agro Wisata Belimbing. Sebab, sesuai informasi yang dia dapat, ada petani yang menjual belimbingnya yang masih muda kepada pengunjung yang datang ke kebun belimbing.

“Kalau menggunakan aji mumpung, mumpung ada pengunjung banyak kemudian belimbing muda dijual, tentu ini akan membawa kekecewaan. Akhirnya, pengunjung tidak akan datang lagi ke sini. Karena itu jangan sampai itu dilakukan,” pesan Kang Yoto.

Festival Belimbing yang dilaksanakan di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Sabtu (1/11/2014), berlangsung meriah. Banyak kegiatan yang digelar mulai dari arak-arakan hasil bumi, kesenian reog, juga lomba lukis untuk anak-anak. Selain itu nanti juga dilaksanakan fashion show batik Jonegoroan yang dibawakan oleh model-model lokal dan diteruskan pagelaran wayang kulit.(**numcb)

Leave a Comment