Share

Akan Kerjasamakan Empat Wisata Kawasan Hutan

Bojonegoro – Destinasi wisata kawasan hutan di Kabupaten Bojonegoro tahun 2017 ini, akan bertambah. Rencananya ada empat obyek wisata di kawasan hutan yang akan dikembangkan.

Saat ini keempat obyek wisata tersebut sedang tahap pengajuan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) kepada Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bojonegoro.

Keempat destinasi wisata itu adalah Kedungmaor di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, masuk BKPH Tretes, RPH Bakulan. Kemudian, Banyu Kuning dan Gunung Watu Tapak Sewu di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, masuk RPH Sukun, BKPH Gondang. Serta Air Terjun Klino, Kecamatan Sekar.

Saat ini keempat wisata tersebut baru tahap pengukuran setelah ada pengajuan dari LMDH. Rencananya, pengelolaannya nanti dipegang LMDH.

“Secara teknisnya nanti kelompok sadar wisata atau pokdarwis,” kata Humas Perhutani KPH Bojonegoro, Markum.

Pengembangan wisata di kawasan hutan ini bukan semata karena nilai komersil. Tetap lebih pada melestarikan, memanfaatan lahan hutan, dan memberdayakan masyarakat hutan, tanpa mengubah fungsi hutan.

“Diharapkan dengan kerjasama ini masyarakat sejahtera, hutan tetap terjaga dan lestari,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Supervisior Wisata KPH Bojonegoro.

Tahun 2016 lalu, Perhutani KPH Bojonegoro juga telah melakukan kerjasama dengan LMDH untuk pengembangan wisata di kawasan hutan, salah satunya Bukit Cinta Atas Angin di Desa Deling, Kecamatan Sekar.(dwi/mcb)

Leave a Comment