Share

Akhir Pekan, Bojonegoro Dibayangi Hujan Lebat

Puncak musim hujan di Kabupaten Bojonegoro diprediksi akan terjadi antara akhir bulan Januari hingga Februari 2015. Hal ini berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hasil pantauan BMKG, pada hari ini, Sabtu (17/1/2015) akan terjadi hujan lebat dengan kecepatan angin hingga 40 km/jam.

Bojonegoro (Media Center) – Puncak musim hujan di Kabupaten Bojonegoro diprediksi akan terjadi antara akhir bulan Januari hingga Februari 2015. Hal ini berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi  dan Geofisika (BMKG). Hasil pantauan BMKG, pada hari ini, Sabtu (17/1/2015) akan terjadi hujan lebat dengan kecepatan angin hingga 40 km/jam.

Hal ini seperti peringatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu. Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengimbau agar masyarakat Bojonegoro, terutama warga di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo tetap waspada dalam menghadapi banjir luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa ini.

“BMKG memprediksi curah hujan di akhir Januari melebihi sebelumnya, jadi warga harus siap mengahadi banjir dan jangan lengah,” tegasnya.

Tak hanya hujan lebat di Bojonegoro, namun beberapa daerah di bagian hulu sungai Bengawan Solo memiliki curah hujan tinggi yakni antara 301-400 mm hingga 401-500 mm. Beberapa daerah ini anatra lain seperti Wonogiri, Boyolali, Surakarta, Sragen, Blora, Ngawi dan Madiun. Seperti diketahui, banjir Bengawan Solo disebabkan sumbangan air dari hulu sungai Bengawan Solo.(**mcb)

Leave a Comment