Share

Anggarkan Rp 4,1 Triliun Untuk Tingkatkan Produksi Padi

Untuk meningkatkan produksi padi Indonesia sebesar 74 juta ton, kementerian pertanian menganggarkan alokasi dana sebesar Rp 4,1 Triliun

Bojonegoro (Media Center) – Untuk meningkatkan produksi padi Indonesia sebesar 74 juta ton, kementerian pertanian menganggarkan alokasi dana sebesar Rp 4,1 Triliun untuk irigasi, bibit unggul, pupuk bersubsidi, dan alat-alat pertanian.

“Itu baru permulaan, masih ada lagi anggaran untuk pertanian,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tanpa menyebutkan jumlah pasti anggaran yang dimaksud.

Doktor alumnus Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin ini menyatakan, bulan ini juga akan mengucurkan bantuan berupa pembangunan irigasi untuk pengairan 4.500 hektare lahan pertanian dan 460 buah traktor di Bojonegoro.

“Kalo daerah lain kementerian pertanian memberikan bantuan rata-rata 130 buah traktor, namun untuk Bojonegoro akan kita berikan 4 kali lipatnya,” tegasnya.

Andi Amran mengatakan, pihaknya mendukung pembangunan irigasi di Bojonegoro, untuk meningkatkan semua jenis tanaman tidak hanya padi, tapi juga jagung dan kedelai.

Dia menyampaikan, anggaran tersebut dialihkan dari kegiatan yang dinilai kurang produktif seperti untuk seminar di hotel, perjalanan dinas, dan bangunan baru. Sehingga, dengan pengalihan anggaran tersebut bisa lebih efektif dan efisien.

” Ini demi meningkatkan produksi pangan di Indonesia,” pungkasnya. (re/**mcb)

Leave a Comment