Share

Angka HIV-AIDS di Bojonegoro Meningkat

Human Immunodeficiency Virus infection and Acquired Immune Deficiency Syndrome atau yang lebih dikenal dengan HIV-AIDS menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Meski begitu, penyakit mematikan ini memiliki jumlah penderita yang meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Human Immunodeficiency Virus infection and Acquired Immune Deficiency Syndrome atau yang lebih dikenal dengan HIV-AIDS menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Meski begitu, penyakit mematikan ini memiliki jumlah penderita yang meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di Bojonegoro.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Hernowo, menyatakan, sampai dengan Oktober 2014 jumlah penderita HIV-AIDS positif mencapai 350 penderita.

“Penderitanya bervariasi mulai ibu rumah tangga yang tertular suaminya dan Tenaga Kerja Indonesia yang pulang dari luar negeri, bahkan Pegawai Negeri Sipil (PNS),”imbuhnya.

Ia menyatakan, jumlah ini meningkat dari tahun 2013 lalu sebanyak 88 orang atau total 262 penderita, padahal dari Dinas Kesehatan telah berupaya untuk menekan penularan HIV melalui sosialisasi terutama remaja dan pelajar.

Peningkatan ini salah satunya dipicu dengan adanya ekspatriat dan pekerja migas. “Hal ini menjadi salah satu faktor karena berpotensi melakukan hubungan seks bebas,” tukasnya.

Ia mencontohkan, dari salah satu pekerja migas terduga terjangkit HIV-AIDS dari pengamatan yang dilakukan Dinkes. “Berkembangnya industrialisasi migas secara otomatis membuat potensi hiburan malam yang diiringi banyaknya miras dan penjaja seks semakin meningkat,” imbuhnya.(**mcb)

Leave a Comment