Share

Angka Kebakaran Bojonegoro Capai 49 Kasus Hingga Agustus 2018

Upaya pemadaman kebakaran gudang Dinas Pertanian Bojonegoro.

Bojonegoro, 29/8 (Media Center) – Kasus kebakaran di Kabupaten Bojonegoro sering terjadi terutama di musim kemarau seperti saat ini. Kebakaran tersebut baik berdampak pada lahan, hutan hingga pemukiman warga.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, sejak Januari hingga awal Agustus 2018 telah terjadi 49 kebakaran di 46 desa di 21 kecamatan. Dari kejadian ini, taksiran kerugian mencapai hingga Rp3.664.200.000 dengan beberapa korban luka bakar.

“Di musim kemarau, kasus kebakaran makin tinggi karena api mudah tersulut dan susah dipadamkan sehingga meluas,” terang Nadif Ulfia, Plt Kalak BPBD Bojonegoro, Rabu (29/8).

Ia menuturkan, kebakaran lahan dan hutan biasanya dipicu oleh putung rokok yang dibuang sehingga menyulut api, atau warga yang membakar sampah namun tidak ditunggui hingga padam. Bahkan, beberapa kasus kebakaran yang terjadi pada kandang ternak juga disebabkan perapian “bediyang”.

“Kami imbau agar warga berhati-hati agar tak memicu kebakaran. Jika membakar sampah kami sarankan ditunggu hingga padam,” imbaunya.

Untuk menangani kebakaran yang terjadi di wilayahnya, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyiagakan personelnya di tujuh pos yang tersebar di Bojonegoro, yakni

Dinas Pemadam Bojonegoro, 082330668443
Dinas Pemadam Pos Baureno, 08113471446
Dinas Pemadam Pos Temayang, 08113471447
Dinas Pemadam Pos Padangan, 08113471448
Dinas Pemadam Pos Kedungadem, 08113487037
Dinas Pemadam Pos Sekar, 08113487038
Dinas Pemadam Pos Ngambon, 08113487039

Pemkab Bojonegoro mengimbau agar warga segera menghubungi pos terdekat jika menemui kebakaran.(*lya/mcb)

Leave a Comment