Share

Atasi Kekeringan, Nakertransos Anggarkan Rp100 Juta

Bojoegoro (Media Center) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyiapkan anggaran Rp100 juta untuk mengatasi bencana kekeringan musim kemarau tahun ini.

Kepala Disnakertransos, Adie Witjaksono, mengatakan, sebelum hari raya idul fitri tiba, pihaknya akan melakukan dropping air bersih bagi wilayah yang rawan kekeringan.

“Meski sampai sekarang belum ada permintaan, tapi kami akan tetap melakukan droping,” ujarnya kepada KanalBojonegoro, Senin (29/6/2015).

Dia mengungkapkan, untuk wilayah yang saat ini rawan kekeringan ada di 74 desa di 21 Kecamatan. Dari total desa tersebut, sejumlah 44 desa sudah diintervensi untuk mengatasi kekeringan dengan membuat sumur bor hasil kerjasama DPU, BPBD, dan Dinas Pengairan.

“Sementara sisanya 30 desa belum ada sumur bor akan diprioritaskan,” ungkap Adie.

Pria asal Surabaya itu menyebutkan, dropping air juga akan diberikan bagi desa yang sudah memiliki tandon air dengan kapasitas 5000 liter air dengan persediaan 300 tanky.

“Untuk wilayah barat, kami akan kerjasama dengan operator migas,” pungkasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment