Share

Atasi KLB, Siapkan Rp 60 Juta Untuk Foging

Bojonegoro (Media Center) – Status Kabupaten Bojonegoro yang masih KLB (Kejadian Luar Biasa) Demam Berdarah masih terus ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro. Tak hanya melalukan tindakan antisipasi berupa penyuluhan dan pembagian Abate, Dinkes juga menyiapkan kegiatan fogging atau pengasapan bila diperlukan.

Ahmad Hernowo, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Bojonegoro, menyebutkan, di tahun 2015 ini untuk kegiatan foging untuk mengatasi KLB di Bojonegoro diambilkan dari anggaran KLB yang berada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro sebesar Rp 60 juta. Sedikitnya, sebanyak 30 Desa telah terdata untuk menjadi lokasi foging.

“30 desa ini masing-masing titik dilakukan 2 kali penyemprotan dalam kurun waktu tertentu,” tukas Hernowo.

Ia menyebutkan,anggaran ini keseluruhan hanya digunakan untuk foging. Sementara kegiatan pengedalian penyakit lainnya mengikuti anggaran dari masing-masing Puskesmas dan jaringannya.

“Kegiatan lainnya seperti pemberian obat-obatan termasuk abate, insektisida dan penyuluhan semua melekat pada kegiatan Puskesmas,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Unit Donor Darah (UDD) PMI Bojonegoro ini.

Tingginya kasus demam berdarah di Bojonegoro ini tak hanya ditanggapi dengan status KLB, namun juga mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur. Sedikitnya ada 30 liter insektisida yang diberikan untuk Kabupaten Bojonegoro. Dengan jumlah ini, pihak Dinkes Bojonegoro bisa mencukupi kebutuhan foging untuk 60 hingga 120 kali pengasapan. (lya)

Leave a Comment