Share

Awas Terjebak Macet di Alun-alun

Banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) dadakan serta aktifitas pengerjaan proyek Masjid Agung yang tak jarang mengerahkan kendaraan-kendaraan besar, membuat kawasan KH Asyari macet total, terutama menjelang datangnya waktu buka puasa.

Bojonegoro (Media Center) – Banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) dadakan serta aktifitas pengerjaan proyek Masjid Agung yang tak jarang mengerahkan kendaraan-kendaraan besar, membuat kawasan KH Asyari macet total, terutama menjelang datangnya waktu buka puasa.

Mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas ini, Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro telah menerjunkan petugas untuk memantau dan mengatur lalu lintas di sebelah barat Alun-alun Bojonegoro ini.

Hal lain yang mengakibatkan semakin parahnya kemacetan di kawasan tersebut adalah para pengendara dan pembeli menu buka puasa yang sering berhenti begitu saja, termasuk memarkirkan kendaraannya seenaknya dan memutar haluan secara mendadak.

“Karena PKL sudah menggunakan badan jalan dan banyak parkir sembarangan,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (3/7/2014).

Ia mengaku, PKL musiman saat Ramadhan ini memang tidak mungkin ditertibkan oleh instansi terkait, namun perlu lebih diatur dan ditata agar tidak membahayakan pengguna jalan.

“Setiap sore juga ada petugas patroli dan parkir karena selain PKL, di Masjid Darussalam juga sering ada kendaraan proyek,” imbuhnya. (**mcb)

Leave a Comment