Share

Bahas Blok Cepu, Tim Konten Lokal Gelar Rapat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar rapat koordinasi untuk membahas permasalahan di Blok Cepu bersama Tim Konten Lokal, ExxonMobil Cepu Limited, DPRD, dan Kontraktor Lokal di Ruang Angling Dharma, Selasa (20/1/2015).

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar rapat koordinasi untuk membahas permasalahan di Blok Cepu bersama Tim Konten Lokal, ExxonMobil Cepu Limited, DPRD, dan Kontraktor Lokal di Ruang Angling Dharma, Selasa (20/1/2015).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Konten Lokal, Soehadi Moeljono ini membahas permasalahan tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) yang hingga saat ini belum diselesaikan. Selain itu juga membahas masalah lainnya seperti belum adanya pembayaran terhadap kontraktor lokal, dan pelaksanaan tender pada masa produksi di Blok Cepu yang dinilai kurang transparan.

Sementara itu, salah satu kontraktor lokal, Mahmudi menyampaikan, ada enam tuntutan yang diberikan EMCL diantaranya, EMCL Wajib mematuhi dan melaksanakan amanah perda 23 tahun 2011 karena EMCL berada dan bekerja di bumi Angkling Dharma Bojonegoro.
” EMCL Wajib mengarahkan dan menegaskan kepada kontraktor Nasional atau peserta tender untuk ber KSO dengan perusahaan konten local,”ujarnya.

Tuntutan selanjutnya adalah, EMCL Wajib meberikan pekerjaan yang bersifat tunjukan langsung kepada perusahaan local dan dilarang memberikan pekerjaan kepada perusahaan d luar local ring 1 bojonegoro.

” Keempat, EMCL wajib merubah tentang pekerjaan yang bersifat tunjukan dari nilai 50 jt menjadi 200 jt sesuai dengan perpres no 70 tahun 2012,”tukasnya.

Tuntutan kelima, Mahmudi menyatakan, EMCL Wajib memperhatikan harga pemenang tender yang mendekati OE (owner estimate)yang di nyatakan lolos/pemenang,itupun harus mengacu dengan kelayakan harga project pemerintah daerah,ketika tidak ada kelayakan di anggap gugur /kalah.

Selanjutnya, EMCL wajib memberikan informasi call center untuk mengumumkan dan mengarahkan pemenang lelang yang sudah ada untuk ber KSO perusahaan local dan EMCL Wajib mengarahkan peserta lelang yang akan berjalan harus ber KSO dengan local.

” kami ingin EMCL memperhatikan hal tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Vice President EMCL, Erwin Maryoto, mengungkapkan, akan memberikan tanggapan mengenai 6 tuntutan tersebut secara resmi kepada Bupati Suyoto.

” Dalam jangka waktu dua minggu kami akan berikan tanggapan melalui Bupati,”pungkasnya.(re/**mcb)

2 Comments on this Post

  1. hendro

    Berminat dengan bibit padi sertani 8, hub. 085648645621

    Reply
  2. Yang ingin menanam Padi SERTANI !3 sekitaran Bojonegoro cepu, hubungi kami 081325689944

    Reply

Leave a Comment