Share

Batik Jonegoro Menjadi Baju Resmi KAI

Eksistensi batik jonegoro tidak hanya dikenal oleh masyarakat Bojonegoro namun sudah merambah nasional. Bahkan yang membanggakan adalah salah satu motif batik jonegoro akan digunakan sebagai baju resmi Konferensi Anak Indonesia (KAI) pada senin tanggal 27 Oktober mendatang.

Bojonegoro (Media Center) – Eksistensi batik jonegoro tidak hanya dikenal oleh masyarakat Bojonegoro namun sudah merambah nasional. Bahkan yang membanggakan adalah salah satu motif batik jonegoro akan digunakan sebagai baju resmi Konferensi Anak Indonesia (KAI) pada senin tanggal 27 Oktober mendatang.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bojonegoro, Mahfudhoh Suyoto menyampaikan bahwa motif batik yang menjadi hasil karya pengrajin Bojonegoro akan dijadikan pakaian resmi Konferensi Anak Indonesia (KAI) di Jakarta senin mendatang. “Ini adalah kebanggaan luar biasa bagi masyarakat Bojonegoro, meskipun batik jonegoro terbilang baru jika dibandingkan batik-batik yang sudah memasyarakat,” ujarnya.

Mahfudhoh berharap, dengan ajang nasional ini maka batik jonegoro akan semakin mendapatkan perhatian dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia bahkan kalangan internasional. “Ini suatu kebanggaan yang kita rasakan”, lanjutnya.

Dari 14 motif batik jonegoro yang dituangkan dalam karya-karya bernilai seni ini mengambil kekayaan dari Bumi Bojonegoro seperti motif kayangan api yang mengambil tema dari api abadi yang berada di Bojonegoro. Matif lain mengangkat tentang potensi sumber daya alam seperti Sotho Gondho Wangi yang merupakan tembakau yang menjadi salah satu komoditi di Bojonegoro. Jagung Miji Emas adalah perwujudkan dari jagung yang merupakan salah satu kekayaan dibidang pertanian. Motif lainnya adalah Gastro Rinonce yang melambangkan kekayaan potensi migas. Sekar lembu rinakit yang mengapresiasi dari bidang peternakan yakni sapi. Diawal tahun 2014 berkembang pula motif lain yang menggambarkan potensi dibidang agro bojonegoro yakni belimbing, pisang, mangga, dan salak yang tumbuh di Kabupaten Bojonegoro.(humas/**mcb)

Leave a Comment