Share

Batu Semar Belum Berhasil Diletakkan di Alun-alun Bojonegoro

Datangnya Batu Semar di depan pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro, Rabu (7/1/2015) pagi menyedot perhatian warga. Batu seberat 70 ton ini mulai dipindahkan dari trailer pengangkut untuk ditanam di pintu masuk Alun-alun Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Datangnya Batu Semar di depan pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro, Rabu (7/1/2015) pagi menyedot perhatian warga. Batu seberat 70 ton ini mulai dipindahkan dari trailer pengangkut untuk ditanam di pintu masuk Alun-alun Bojonegoro.

Proses pengangkatan batu ini menyedot perhatian warga dan pengguna jalan untuk melihatnya. Bahkan, keberadaan beberapa alat berat seperti crane dan ekskavator membuat jalan Mas Tumapel ditutup sampai proses peletakan batu berukuran besar ini usai.

Andi Tjandra, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bojonegoro mengatakan, batu ini akan digunakan sebagai icon alun-alun Bojonegoro. Nantinya, batu ini akan dibersihkan dan dipoles agar tak tumbuh jamur.

“Proses pengerjaan sampai tuntas mungkin memakan waktu satu hingga dua bulan,” jelasnya.

Batu Semar yang disebut Batu Beluk oleg warga Kecamatan Gondang ini diambil dari hutan di wilayah Kecamatan Gondang. Mulai dari proses pengambilan batu hingga sampai di kota Bojonegoro memakan waktu belasan hari lantaran terkendala berbagai hal. Hingga saat ini, Batu Beluk ini belum bisa diletakkan di tempat yang telah disediakan lantaran sling crane putus saat berusaha memindahkan batu ini.(**mcb)

Leave a Comment