Share

Beli BBM Berjerigen Harus Bawa Rekomendasi Disperindag

jika SPBU melayani pembelian jerigen tanpa surat rekomendasi, Pertamina akan memberikan sansi skorsing atau penghentian pasokan untuk sementara waktu. Jika lebih jauh dari itu, yaitu terlibat dalam upaya penyimpangan BBM subsidi, maka SPBU akan di PHU atau Pemutusan Hubungan Usaha.

Bojonegoro (Media Center) – PT Pertamina meminta semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) untuk taat pada aturan dalam hal penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan jerigen, Jumat (19/9/2014). Hal ini lantaran masih banyaknya SPBU yang melayani pembelian dengan menggunakan jerigen tanpa ada rekomendasi dari SKPD terkait.

Seperti di Kabupaten Bojonegoro, seharusnya, pembelian BBM menggunakan jerigen harus disertai surat rekomendasi dari pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro. Ass. Manager Eksternal Relation MOR V, Heppy Wulansari, mengatakan, pembelian BBM dengan jirigen di SPBU harus disertai dengan surat rekomendasi dari SKPD sesuai Perpres No 15 Tahun 2012 tentang harga jual eceran dan konsumen pengguna jenis bahan bakar minyak tersebut. “Selama ada rekomendasi maka SPBU diijinkan melayani,” tukasnya.

Namun, jika SPBU melayani pembelian jerigen tanpa surat rekomendasi, Pertamina akan memberikan sansi skorsing atau penghentian pasokan untuk sementara waktu. Jika lebih jauh dari itu, yaitu terlibat dalam upaya penyimpangan BBM subsidi, maka SPBU akan di PHU atau Pemutusan Hubungan Usaha.(**mcb)

Leave a Comment