Share

Bengawan Solo di Bojonegoro Diprediksi Masuk Siaga II

Bojonegoro (Media Center) – Debit air Sungai Bengawan Solo terus mengalami trend kenaikan. Di perkirakan Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di Bojonegoro akan menyentuh level 14.20 di atas permukaan laut (dpl) karena kondisi debit air di daerah hulu seperti Dungus juga mengalami kenaikan. Sedangkan kondisi debit air di daerah Gajah Mungkur normal.

“Perkirakan kita, Bojonegoro akan memasuki siaga II bawah. Artinya tinggi air masih di bawah 14.50 dpl,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Sukirno, Kamis (12/2/2014).

Untuk mengantisipasi naiknya debit air Sungai Bengawan Solo ini, BPBD Bojonegoro telah melakukan beberapa persiapan. Di antaranya menyalurkan logistik ke sejumlah desa dan kelurahan yang menjadi langganan banjir, menyiapkan personil, melayangkan surat kepada kecamatan yang wilayahnya dilalui Bengawan Solo mulai Kecamatan Ngraho hingga Kecamatan Baureno untuk membentuk tim penanggulangan bencana.

“Kita juga selalu menginformasikan perkembangan debit air Bengawan Solo kepada media media,” tegas Sukirno.

Menurutnya, ada tiga hal yang mempengarahui naiknya debit air Bengawan Solo di Bojonegoro. Yakni tingginya debit air di daerah hulu, meningkatnya intensitas hujan lokal, dan meluapnya Kali Kening di Wilayah Tuban.

Seperti tahun 2007 lalu, banjir besar yang terjadi di Bojonegoro karena intensitas hujan di semua daerah hulu sangat tinggi. Sehingga sangat berpengaruh terhadap kondisi debit air Bengawan Solo di Bojonegoro.

“Pernah juga terjadi, wilayah di atas papapan duga TBS seperti Kalitidu hingga Ngraho normal, tapi daerah di bawahnya mulai Kapas sampai Baureno banjir karena meluapnya Kali Kening,” pungkas Sukirno.(Dwi/kominfo)

Leave a Comment