Share

Bengawan Solo Siaga II, Warga Siagakan Doorlat

Bojonegoro (Media Center) – Tinggi Muka Air (TMA) sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga beberapa jam kedepan. Selain disebabkan guyuran hujan yang terjadi beberapa hari terakhir, kenaikan TMA sungai terpanjang di Pulau Jawa ini juga disebabkan adanya air kiriman dari wilayah hilir Bengawan Solo.

Menurut perkiraan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, kenaikan diperkirakan akan terus terjadi hingga pukul 18.00 sore nanti. Namun, jika terjadi hujan, makan kenaikan akan terus terjadi. Tingginya muka air saat ini akan mengakibatkan genangan2 d beberapa wilayah.

Pukul 09.00 pagi ini, ketinggian air ada di posisi 14.24 peillschaal atau dalam status Siaga II.

“Nanti jam 12.00 WIB kita prediksi naik di angka 14.40. Misalnya nanti malam hujan, diprediksi akan naik hingga 14.90 namun bila tidak ada hujan maksimal 14.55 peillschaal,” jelas Andik Sujarwo Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro saat dikonfirmasi via telpon seluler.

Andik mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah antisipatif dengan menghubungi camat dan Kepala Desa/ Lurah yang terdampak paling awal genangan Bengawan Solo.Beberapa wilayah tersebut antara lain di Kecamatan Trucuk yang meliputi Desa Sumbangtimun, Padang dan Mori. Kecamatan Kanor di Desa Kabalan, Piyak dan Cangakan, Kecamatan Dander yakni di Desa Ngablak dan Ngulanan serta di Kecamatan Bojonegoro di Desa Ledok kulon dan Ledok wetan.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto menegaskan agar semua lini siaga menghadapi kondisi Bengawan Solo yang fluktuatif.

“Spirit utama saat ini adalah waspada, siaga, kerja tepat, cepat dan pastikan seminimal mungkin kerugian dan korban,” jelasnya melalui Blackberry messenger (BBM).

Ia menerangkan, saat ini kondisi Bengawan Solo yang berada di Siaga II bisa menyebabkan banjir hingga menggenangi beberapa wilayang di sekitar bantaran sungai Bengawan Solo.

“Apabila terjadi hujan lokal, makan predikisi TMA sampai di posisi 14.90 peillschaal atau Siaga Darurat. Selain itu, pada posisi 14.50 peilschaal, doorlat harus disiagakan,” tukasnya.(lya/dwi)

Leave a Comment