Share

Berwisata dan Belajar Berkebun Organik di Agroguna

Bojonegoro (Media Center) – Bagi pelajar maupun masyarakat yang ingin belajar atau berwisata di kebun organik tak perlu jauh-jauh ke luar kota. Di Bojonegoro sekarang ini telah ada agrowsiata Agroguna dengan beraneka tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan non pestisida.

Menempati lahan seluas dua hektar (Ha), Agroguna yang terlatak di Jalan A Yani No.43 Bojonegoro, tepatnya di Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, itu merupakan wisata edukasi baru bagi masyarakat Bojonegoro. Di tempat ini, selain pengunjung bisa memetik sendiri sayur-sayuran yang diinginkan dengan harga yang terjangkau, juga dapat belajar bagaimana cara mengembangkan tanaman dengan pupuk organik yang ramah lingkungan.

Ada 32 jenis sayur-sayuran dan buah-buahan yang dikembangkan di Argoguna. Yakni sawi Hijau, sawi Dagimng, sawi Keriting, Sawi Pedas, Sawi Putih, Bayam Hijau, Bayam Merah, Bayam Corak, Selada Hijau, Selada Merah, Daun Gingseng, Kaylain, Kangkung Lombok, Kangkung Darat, Timun Hijau, Timun Baby, Gambas, Labu Kendi.

Kemudian Cabe Rawit, Cabe Besar Merah, Cabe Besar Hijau, Jeruk Nipis, Jeruk Limau, Terong Sayur, Terong Tis, Kenikir, Buncis, Koro, Kecipir, Pepaya, Buah Naga dan Melon. Serta padi dan beras hitam yang semua ditanaman menggunakan pupuk organik yang sehat untuk dikonsumsi.

“Di sini anak-anak bisa belajar berkebun dan mengenal lingkungan. Apalagi lokasinya lebih dekat sehingga tidak mengeluarkan biaya banyak,” kata Rizky Mareta Ciptani, Guru Kelas IV Sekolah Dasar Model Terpadu, saat mendampingi anak didiknya belajar berkebun di Agroguna, Rabu (22/4/2015).

Dalam kunjungannya itu ada beberapa kegiatan yang dilakukan para siswa di Agroguna. Yakni di awali dengan membaca buku bacaan di Sanggar Guna dilanjutkan melihat kebun organik untuk mengetahui jenis tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan. Mereka juga diajari parktek langsung cara menanam tanaman.

“Ada 66 siswa yang datang ke sini. Mereka kelas satu dan empat,” tegas Rizky.

Dengan pembelajaran langsung di lapangan ini diharapkan dapat menambah wawasan para siswa tentang cara berkebun dan mengenal lingkungan sejak dini.

“Senang sekali. Saya jadi tahu langsung tanaman sayuran-sayuran. Selama ini hanya tahu namanya, tapi belum tahu bentuknya,” kata Nibras Marsya Kasih, siswi Kelas IV.

Pengelola Agroguna, Wiwik Sri Wilujeng, berharap, dengan adanya Agroguna dapat menjadi wisata edukasi baru bagi masyarakat dan pelajar Bojonegoro. “Di sini masyarakat bisa belajar dan memetik sendiri sayur-sayuran dan buah-buahan dari kebun,” pungkas Wiwik.(dwi/*mcb)

Leave a Comment