Share

Bojonegoro Akan Adopsi Cara Kerja UKP-PPP

Sementara itu, Asisten III, Singgih menyatakan Bojonegoro akan segera mengadopsi cara kerja UKP-PPP. “Saat ini Bojonegoro belajar dari UKP-PPP yang sudah profesional,” ujarnya usai membuka acara.

Bojonegoro (Media Center) – Transparansi informasi dan data segera dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro. Untuk memulainya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti ratusan peserta di Ruang Angling Dharma (10/6/2014).

Dalam acara yang diikuti seluruh Kepala Sartuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), Kepala Sub Bagian program hingga operator web di jajaran Pemkab ini mengundang Tim Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP).

“Keterbukaan informasi publik ini tentu untuk percepatan pembangunan,” ujar Kusnandaka Tjatur, Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro.

Sementara itu, Asisten III, Singgih menyatakan Bojonegoro akan segera mengadopsi cara kerja UKP-PPP. “Saat ini Bojonegoro belajar dari UKP-PPP yang sudah profesional,” ujarnya usai membuka acara.

UKP-PPP Republik Indonesia (RI) merupakan unit khusus, sebagai kepanjangan tangan, mata dan telinga Presiden RI. Tujuan dari unit ini adalah untuk meminimalisir efek Bottleneck. Yakni kondisi dimana aspirasi dan keadaan di tingkat bawah sangat minim tercover di pemerintah.

Rubianto, anggota tim UKP-PPP menceritakan sedikit tentang cara kerja timnya. Bahkan, untuk mengetahui berjalan atau tidaknya program tersebut, tim UKP-PPP akan lebih dulu terjun ke lapangan untuk melihat kondisi riil.

“Yang kita lakukan pertama kali adalah langsung melihat kondisi di titik sasaran program tersebut,” ujarnya.

Kedepannya, Bojonegoro akan mengadopsi konsep kerja UKP-PPP. Termasuk untuk hal surat menyurat yang akan meminimalisir penggunaan kertas. (*/lyamcb )

Leave a Comment