Share

Bojonegoro Benahi Aturan BUMD

Bojonegoro (Media Center) – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar workshop penyusunan pedoman umum kinerja BUMD di Ruang Pertemuan PDAM Bojonegoro, Kamis (23/4/2015).

Helmy Elisabeth, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bojonegoro menjelaskan, aturan tentang BUMD membutuhkan penyusunan ulang serta perbaikan lantaran harus menyesuaikan dengan kondisi di Bojonegoro saat ini.

“Aturan yang kita pakai sudah waktunya disesuaikan dengan kondisi saat ini,” ujar Helmy.

Dalam agenda ini, hadir perwakilan seluruh BUMD di Kabupaten Bojonegoro seperti PD. BPR, PD. Pasar, PDAM, PT. Griya Dharma Kusuma (GDK), PT. Bangkit Bangun Sarana (BBS) dan PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS). Sementara untuk materi diberikan oleh Kustoro Yuli Winarto dari Badan Diklat Surabaya.

Kegiatan workshop ini, akan menyusun panduan umum kinerja BUMD yang direncanakan akan digelar kurang lebih 12 hari. Untuk menentukan instrumen, salah satunya adalah penilaian kinerja BUMD sehingga akan diketahui perkembangan masing-masing BUMD kedepan.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, menyampaikan, BUMD saat ini memiliki persaingan ketat. Contohnya dibidang jasa perhotelan. Ia menyebutkan, untuk bisa bersaing dan eksis, maka diperlukan langkan inovatif untuk bertahan di sektor tersebut.

Wabup menambahkan, masing-masing BUMD juga harus bisa menjaga dan menciptakan sistem yang kondusif dimulai dari lingkungan internal. Ia juga menekankan adanya transparansi agar tak ada kesalahpahaman baik di dalam maupun hubungan antar BUMD.

“Untuk meningkatkan kinerja ini diperlukan regulasi yang disesuaikan dengan perkembangan yang semakin maju. Karena BUMD ini sangat diharapkan untuk memberikan kontribusi yang positif untuk Bojonegoro,” ujar suami Siti Asminarti itu. (humas/lya/*acw)

Leave a Comment