Share

Bojonegoro Dapat Tambahan Dana Desa Rp 53 Milyar

Media Center Bojonegoro – Pemerintah pusat menambah dana desa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 53 milyar kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Bagian Pemerintahan Bojonegoro, Supi Hariono, membenarkan adanya tambahan dana Rp53 milyar dari jumlah sebelumnya sebesar Rp 63 milyar. Sehingga, total penerimaan dana desa yang diterima Bojonegoro tahun ini adalah senilai Rp116 milyar.

“Jumlah tersebut belum mencakup semuanya, karena target Rp 1milyar tiap desa belum terealisasi tahun ini,” katanya.

Dia mengungkapkan, nantinya, dana tersebut akan ditransfer melalui mekanisme yang sudah ditentukan. Dari total anggaran senilai Rp116 milyar tersebut, akan dibagikan kepada 419 desa secara bertahap.

“Jadi tidak serta merta ditransfer semua untuk masing-masing desa, bahkan penggunaannya pun sudah harus tertuang dalam APBDes yang sudah disahkan,” tegas mantan Camat Kanor itu.

Supi menyatakan, dengan adanya tambahan dana tersebut, semua desa menerima dana yang jumlahnya tidak terpaut jauh seperti sebelumnya. Yakni, 90 persen dari Rp 116 milyar akan dibagi rata, sementara 10 persennya dibagi berdasarkan indeks luas wilayah, jumlah penduduk miskin, dan jumlah indeks geografis.

“Maisng-masing desa bisa sekitar Rp200 juta sampai Rp250 juta. Jadi selisih antara desa satu dengan lain tidak terlalu jauh jumlahnya,” pungas Supi.

Sementara itu, Kepala Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, Choirul Huda, mengaku belum mengetahui adanya tambahan dana desa dari pusat. Rencananya, desa yang dipimpinnya akan mendapat senilai Rp153 Juta.

“Saya selalu mengikuti diklat dan pelatihan untuk dapat mengimplementasikan undang-undang desa dengan baik dan benar. Salah satunya adalah mempertanggungjawabkan administrasi desa,” tandasnya.(Rin)

Leave a Comment