Share

Bojonegoro Implementasikan AAP Bank Dunia

World Bank bukanlah mengelola uang, namun perencanaan pembangunan dunia, disana adalah staf ahli semua yang membantu negara-negara melakukan pembangunan dengan baik dan benar

Bojonegoro (Media Center) – Kedatangan perwakilan Bank Dunia ke Bojonegoro Jawa Timur (30/5/2014) adalah kelanjutan dari kunjungan kerja Kang Yoto (Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi) beberapa waktu lalu. “Yang perlu diketahui adalah bahwa World Bank bukanlah mengelola uang, namun perencanaan pembangunan dunia, disana adalah staf ahli semua yang membantu negara-negara melakukan pembangunan dengan baik dan benar,” jelas Kang Yoto.

Kang Yoto menceritakan, minggu lalu dirinya mendapatkan undangan dari World Bank untuk membicarakan tentang pembangunan di Bojonegoro. “Sekarang ini yang mengundang World Bank adalah Pemkab Bojonegoro, untuk memastikan apa yang sedang kita kerjakan ini benar atau tidak,” tambahnya.

Termasuk untuk menunjukkan pada World Bank mengenai efektifitas dan efisiensi pelaksanaannya, Kang Yoto mencontohkan maslaah peningkatkan lama belajar yang semula 8,5 tahun menjadi 11 tahun ini. Disini peran World Bank adalah membantu untuk memotret kemudian membuat action plan dan perencanaan yang dapat diterapkan di Bojonegoro. “Lengkap mulai dari perencanaan maupun pemantauannnya,” tambahnya.

Lebih lanjut Kang Yoto menjelaskan bahwa kerjasama dengan Bank Dunia nantinya meliputi seluruh aspek yang ada dan akan dijalankan oleh pemerintah. Penerapannya adalah melalui mekanisme tertentu, yakni Repeat Assesment Action Plan (RAAP). Mekanisme tersebut akan dijadikan panduan dalam memperbaiki manajemen pelayanan publik tanpa harus mengubah peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pertemuan itu dipimpin oleh Kang Yoto selaku Bupati dan dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. H. Setyo Hartono MM, Sekretaris Daerah dan Kepala SKPD dijajaran Pemkab Bojonegoro. Selain itu tampak pula LSM Siner Gentara Bandung yang memaparkan tentang open data dan perwakilan Bank dunia yakni Edqardo masquera public sector specialist World Bank dari Peru, Henry Porero dari Columbia, Alberto Lentan dari Bolivia dan David El Maleh dari Perancis. (*/hms/mcb)

Leave a Comment