Share

Bojonegoro Jadi Tuan Rumah Pencak Silat Turnamen Open SE-Nusantara

Bojonegoro, Media Center – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menjadi tuan rumah pembukaan pencak silat virtual turnamen open 2020 se Nusantara. Turnamen dipusatkan di Gedung pusat informasi publik Jalan AKBP Soeroko Bojonegoro dan dimulai Selasa (1/9/2020).

Menurut ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Supratomo menjelaskan bahwa Pemprov Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Pemkab Bojonegoro yang telah berkenan memyelenggarakan pencak silat turnamen open 2020. Hal itu dinilai suatu ide yang luar biasa yang dinanti-nantikan oleh atlet-atlet pencak silat. “Dan kami juga berterima kasih kepada ketua ikatan pencak silat (IPSI) Bojonegoro yang telah mampu bekerja sama dengan Pemkab Bojonegoro khususnya dinas Kepemudaan dan Olahraga Bojonegorosehingga turnamen ini dpat terlaksana secara virtual,” katanya Senin (29/8/2020).

Memang di masa pandemi covid-19 ini aktivitas warga memang dibatasi dan diharuskan untuk physical distancing. Meski demikian, namun harus melakukan inovasi contohnya yang dilakukan ikatan pencak silat (IPSI) Bojonegoro yang bekerja sama dengan Pemkab Bojonegoro.

Supratomo menjelaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur untuk menyelenggarakan pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Pencak Silat di Pandaan, yang terletak di lereng gunung Penanggungan yang menampung 40 pelajar untuk melakukan latihan setiap hari dan kami juga memberikan insentif untuk biaya hidup dan sekolahnya.

“Ini kami lakukan untuk mencetak atlet-atlet yang berkompeten yang nantinya akan menjadi kebanggaaan Jawa Timur,” tegasnya.

Selain itu ketua ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini akan terus berusaha dalam tiga hal yaitu, tetap melestarikan budaya bangsa dalam hal ini budaya pencak silat, meningkatkan prestasi pencak silat dengan mencari dan menjaring sejak dini bibit atlet pencak silat di Jawa Timur. “Serta selalu membangun paguyuban antar insan pencak silat di Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Amir Syahid menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan pertama kali diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengikuti turnamen pencak silat se Nusantara yang dilakukan secara virtual. Ia berharap kegiatan ini memunculkan semangat anak muda khususnya para atlet pencak silat untuk tetap produktif meskipun dalam masa pandemi covid 19 denga tetap memperhatikan protokol covid-19. (FIF)

Leave a Comment