Share

Bojonegoro Launching Gerakan Sayang Lingkungan

. Di Bojonegoro sendiri, Hari Lingkungan Hidup akan ditandai dengan launching Gerakan Serentak Sayang Lingkungan yang akan dilaksanakan pada 11 Juni mendatang. Launching itu sendiri akan dipusatkan di Kali Pirang Desa Sumberarum, Kecamatan Dander

Bojonegoro (Media Center) – Sayang Sungai, Sayang Taman, Sayang Jalan, dan Sayang Sampah adalah tema yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2014 yang jatuh pada 5 Juni. Di Bojonegoro sendiri, Hari Lingkungan Hidup akan ditandai dengan launching Gerakan Serentak Sayang Lingkungan yang akan dilaksanakan pada 11 Juni mendatang.

Launching itu sendiri akan dipusatkan di Kali Pirang Desa Sumberarum, Kecamatan Dander dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya tinkat RT hingga Kecamatan setempat. “Kami harap, dengan launching ini akan dapat dijadikan momentum sebagai gerakan serupa di seluruh Desa dan Kecamatan yang ada di Bojonegoro,” jelas Ir Tedjo Sukmono, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro.

Sayang sungai adalah kegiatan yang akan diisi dengan kegiatan bersih-bersih sungai, termasuk pengerukan, pembersihan gulma dan sampah. “Ini juga untuk menumbuhkan budaya malu untuk masyarkat yang biasa BAB di sungai,” tambahnya.

Sementara sayang taman atau sayang pohon, akan diisi dengan penanaman 20.000 pohon trembesi baru di sepanjang Kali Pirang, yang akan ditata sedemikian rupa sehingga menyerupai taman alami. Untuk kegiatan perawatan jalan, masuk dalam program sayang jalan dan sayang sampah akan ditandai dengan pengenalan pengolahan sampah sistem 3R (reduce, reuse dan recycle, yakni pengurangan, pengolahan untuk dipakai kembali)

5 Juni sendiri selain diperingati secara nasional, Hari Lingkungan Hidup juga diperingati secara internasional, pada tahun 2014 ini, World Environment Day sendiri mengambil tema Raise Your Voice, Not Level Sea. (*/mcb)

2 Comments on this Post

  1. Acara begini nih yang wajib diadakan. Saya sebagai anak muda bojonegoro merasa sangat bangga,jika kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin (Enggk setahun sekali) Hehee . . . Ya paling tidak sebulan sekali 🙂

    Mungkin soal *Dana Dan *Kesadaran yang jadi *Beban.

    Reply
  2. Keberadaan PDAM di Sumberarum sudah merusak ecosystem yg luar biasa parah. Dengan pengambilan air tanah secara massive, mata air di desa sekitar menjadi kering.

    Reply

Leave a Comment