Share

Bojonegoro Masuki Musim Kemarau

Bojonegoro (Media Center) – Memasuki bulan Juni, Kabupaten Bojonegoro juga mulai memasuki musim kemarau. Hal ini seperti yang ditetapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro yang memprediksi kemarau dimulai pada Juni dan berakhir pada Oktober mendatang.

“Sesuai prediksi BMKG Jawa Timur bersama BPBD, musim kemarau akan terjadi selama lima bulan kedepan,” ujar Kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo usai rapat koordinasi dengan Satuan Kerja (Satker) di Gedung Pemkab setempat, Kamis (28/5).

Menurut Andik, kemarau tahun ini lebih maju dua dasarian (20 hari) atau 40 hari sebelum musimnya. Sementara pada tahun lalu, musim kemarau dimulai pada akhir Juni hingga Oktober yang termasuk cukup singkat.

Andik menyebutkan, musim kemarau ditandaidengan adanya peningkatan suhu udara yang panas, sehingga berimplikasi pada bencana kebakaran dan kekeringan. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memperhatikan lingkungan sekitar dan menjaga barang-barang yang mudah terbakar.

“Seluruh kepala desa juga kita perintahkan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka menghadapi musim kemarau ini,” tegasnya.(lya/*mcb)

Leave a Comment