Share

Bojonegoro Perpanjang Belajar di Rumah Sampai 3 Mei

Bojonegoro, Media Center – Dinas Pendidikan Bojonegoro memperpanjang kegiatan belajar bagi semua siswa mulai tingkat TK hingga SMP sampai 3 Mei 2020. Perpanjangan ini untuk mencegah penyebaran dan memutus matai rantai virus Coro atau Covid-19.

“Iya benar, belajar di rumah diperpanjang sampai 3 Mei,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Dandi Suprayitno, Jumat (17/4/2020) malam.

Dijelaskan pernjangan kegiatan belajar di rumah ini dituangkan dalam surat edaran bernomor 338/762/412.201/ 2020 tertanggal 17 April.

“Siang tadi suratnya sudah kita kirim kepada semua kepala sekolah,” ucapnya.

Perpanjangan belajar di rumah ini menlndaklanjuti Intruksi Bupati Bojonegoro Nomor 2 Tahun 2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB ) Non Alam, dalam rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid 19) serta Surat dari Sekretaris
Daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 338/760/412.201/202 0 Tanggal 1 7 April 2020 tentang Edaran Pencegahan Penyebaran Virus Covid 19.

Ada enam poin dalam surat edaran perpanjangan belajar di rumah. Pertama, meminta kepada seluruh Kepala TK, KB, SPS; SD, SMP Negeri/Swasta se Kabupaten Bojonegoro untuk menyampaikan kepada peserta didik bahwa kegiatan belajar di rumah diperpanjang sampai tanggal 3 Mei 2020.

Kedua bagi Pendldik dan Tenaga Kependidikan tetap masuk seperti biasa sesuai ketentuan yang berlaku yaitu 25 % di Sekolah dan 75 % melaksanakan tugas dari rumah, dimohon kepada Kepala Sekolah, wall kelas, guru kelas serta semua guru untuk memantau perkembangan dan kondisi peserta didiknya masing-masing selama dalam kegiatan belajar di rumah.

Ketiga, semua Pegawai/ASN/Non PNS yang ada di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro dimohon untuk tidak mengikuti kegiatan luar kota bila dalam keadaan terpaksa/mendosak maka sebelum dan setelah selesai kegiatan untuk melaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro .

Keempat, guru wajib memberikan tugas kepada siswanya untuk kegiatan belajar di rumah dalam bentuk lembar tugas baik melalui online maupun ofline. Mengingat saat tersebut bertepatan dengan bulan Ramadan maka materi pembelajaran ditekankan pada peningkatan pendidikan akhlak ;

Kelima, kepala sekolah dan pengawas setiap hari wajib membuat laporan kegiatan dan perkembangan yang ada di lembaganya, dan dikirim ke Dinas Pendidikan sesuai format yang telah tersedia.

Keenam, kepala sekolah dimohon untuk menghimbau kepada seluruh orang tua/wali murid agar memantau keberadaan anak supaya tetap berada di dalam rumah, karena anak sekolah bukan libur tapi belajar di rumah.

“Kami minta ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, pungkasnya.

Perpanjangan belajar di rumah ini didasarkan pada perkembangan Covid-19 di Bojonegoro. Berdasarkan Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 17 April 2020 Jam 18.00 WIB, dari grafik pemantauan tidak banyak perubahan data dibandingkan hari kemarin. Jumlah orang dalam pemantau (ODP) bertambah 1 orang di Kecamatan Kalitidu sehingga menjadi 30 orang.

ODP yang telah selesai dalam pemantauan dinyatakan sehat pada hari ini tidak ada penambahan.ODP selesai pemantauan secara kumulatif sebanyak 103 orang, ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 133 orang.

Untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) tetap sebanyak 1 orang di Kecamatan Kepohbaru. Status positif tetap sebanyak 3 orang di wilayah Kecamatan Gondang, Purwosari dan Trucuk masing-masing sebanyak 1 orang.

Status positif terkonfirmasi kumulatif sampai hari ini sebanyak 4 orang. Untuk status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 33.217 orang dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 185 orang.

“Kami minta masyarakat mematuhi dan melaksanakan imbauan dan instruksi pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19,” sambung Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin.(MCB)

Informasi tentang data sebaran, wilayah kecamatan dan desa terjangkit lebih lengkap dapat dilihat di website http://lawancorona.bojonegorokab.go.id

Leave a Comment