Share

Bojonegoro Siapkan Tiga Program Pendidikan

Bojonegoro (Media Center) – Tingginya angka dugaan anak putus sekolah di Kabupaten Bojongoro membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mencanangkan tiga program di sektor pendidikan. Tiga program ini adalah program Ayo Sekolah!, program Anti DO (Drop Out) dan Peningkatan Mutu Pendidikan.

Kabid Pendidikan SMP-SMA/SMK Puji Widodo menyebutkan, tingginya angka Anak Putus Sekolah (APS) di Bojonegoro disebabkan berbagai faktor, misalnya seperti faktor budaya dan ekonomi.

“Kalau di pedesaan masih ada kebiasaan menikahkan anak usia dini. Jadi kita beri pendekatan pada pemuka agama dan pemuka masyarakat di desa-desa,” lanjutnya.

Selain itu, kendala yang dihadapi lainnya adalah masalah ekonomi. Namun, untuk masalah ini, Pemkab Bojonegoro telah menemukan solusinya dengan adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan.

“Bahkan, jika dinilai berhasil, tahun depan akan mencapai Rp 2 juta pertahun untuk pelajar tingkat SMA,” tukas mantan Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro ini.

Program-program ini, tambah Puji, dimaksudkan untuk menekan agar angka putus sekolah di Bojonegoro menurun. Meski demikian, ia optimis jumlah riil APS di lapangan tak sebanyak prediksi. (lya/*acw)

Leave a Comment