Share

Bojonegoro Sosialisasikan Kartu Posyandu Sehat

Diharapkan, dengan keberadaan Kartu Posyandu Sehat ini bisa menekan angka kematian ibu dan anak saat melahirkan. Menurutnya, meski angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan di Kabupaten Bojonegoro di bawah angka rata-rata Jawa Timur, pemerintah berkewajiban memeinimalisir dan melakukan upaya untuk mengurangi resiko kematian akibat pola hidup yang kurang sehat.

Bojonegoro (Media Center) – Mengenalkan Kartu Posyandu Sehat (KPS), Kabupaten Bojonegoro menggelar sosialisasi di ruang Angling Darma, Senin (8/9/2014). Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro ini, dihadiri peserta dari petugas dari berbagai instansi dan elemen seperti Dinas Kesehatan, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga berencana (BPPKB) serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro.

Suyoto, dalam sambutannya mengetakan bahwa KPS ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga Bojonegoro, terutama di bidang kesehatan. Hal ini lantaran hingga saat ini, pelayanan terhadap kesehatan masyarakat dinilai masih belum memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Dengan KPS dan Kartu Manula ini, pemerintah bisa melakukan pemantauan tingkat kesehatan masyarakat,” ujarnya usai membuka acara.

Diharapkan, dengan keberadaan Kartu Posyandu Sehat ini bisa menekan angka kematian ibu dan anak saat melahirkan. Menurutnya, meski angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan di Kabupaten Bojonegoro di bawah angka rata-rata Jawa Timur, pemerintah berkewajiban memeinimalisir dan melakukan upaya untuk mengurangi resiko kematian akibat pola hidup yang kurang sehat.

Selain itu, dalam acara ini, bupati menyerahkan penghargaan terhadap petugas di sektor kesehatan yang dinilai berprestasi. Dalam kegiatan ini, Bupati juga ditemani Mahfudhoh Suyoto yang juga sebagai ketua TP-PKK Kabupaten Bojonegoro.

Leave a Comment