Share

BPBD Bojonegoro: Musim Hujan, Waspada Angin Kencang

Di musim penghujan kali ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, memperingatkan masyarakat untuk waspada bencana seperti banjir, angin kencang, dan longsor. Saat ini, yang paling harus diwaspadai adalah angin kencang yang seringkali menyertai hujan.

Bojonegoro (Media Center) – Di musim penghujan kali ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, memperingatkan masyarakat untuk waspada bencana seperti banjir, angin kencang, dan longsor. Saat ini, yang paling harus diwaspadai adalah angin kencang yang seringkali menyertai hujan.

Andik Sudjarwo, Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro mengatakan, prakiraan cuaca saat ini berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Ia menyebutkan, diperkirakan tren bencana angin kencang meningkat dari tahun lalu.

“ Sejauh ini, sudah ada tujuh kejadian yakni di Kecamatan Ngambon, Padangan, Kasiman, Kedungadem dan Kalitidu,” imbuhnya.

Berdasarkan data dari BPBD, sepanjang tahun 2013 lalu, bencana angin kencang melanda 44 desa di 16 Kecamatan diantaranya Kecamatan Kepohbaru, Sekar, Dander, Kapas, Bojonegoro, Balen, Sumeberejo, Sugihwaras, Tambakrejo, Bubulan, Trucuk, Kasiman, Ngambon, Padangan dan Kedungadem dengan nilai kerugian mencapai Rp 932.565.000.

Ia menambahkan, saat ini Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki musim penghujan. Saat peralihan musim seperti saat ini, sangat berpotensi terjadi hujan yang disertai angin kencang juga petir. Masyarakat diimbau agar mengenali tanda-tanda kemunculan angin kencang agar waspada dan menghindari adanya korban.

“Salah satu tandanya, cuaca yang mendadak terang berubah gelap, suhu udara naik yang disertai hujan dan anging kencang, segeralah berlindung,” pungkasnya.(**mcb)

Leave a Comment