Share

BPBD Predikisi Banjir Bengawan Solo di Akhir Desember 2014

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memprediksi banjir luapan air Sungai Bengawan Solo akan datang pada akhir bulan Desember sampai awal Januari 2015 mendatang. Prediksi itu berdasarkan data BMKG Jawa Timur yang menyatakan pada akhir Desember sampai pertengahan Januari di wilayah hulu terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memprediksi banjir luapan air Sungai Bengawan Solo akan datang pada akhir bulan Desember sampai awal Januari 2015 mendatang. Prediksi itu berdasarkan data BMKG Jawa Timur yang menyatakan pada akhir Desember sampai pertengahan Januari di wilayah hulu terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Prediksi kami, banjir luapan Sungai Bengawan Solo akan terjadi akhir Desember sampai pertengahan Januari dan sudah diantisipasi dnegan mulai melakukan kesiagaan dari sekarang,” kata Kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo, Rabu (17/12/2014).

Antisipasi itu meliputi koordinasi dengan seluruh pihak terkait, seperti Dishub, Polres, Pemkab dan camat agar mulai bersiap-siap mengahadapi datangnya kiriman air banjir yang selalu menjadi langgana tiap tahun. Selain itu melakukan pengecekan doorlat yang ada beberapa titik tanggul di sekitar Kota.

“Kita juga sudah mendistribusikan logistik di beberapa desa yang biasanya terdampak paling parah. dapur umum juga sudah siap” imbuhnya.

Menurutnya, tak hanya akibat sumbangan air dari hujan lokal di wilayah Bojonegoro, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur beberapa kabupaten di wilayah hulu, seperti Ngawi, Madiun dan Ponogoro akan menyebabkan meluapnya Sungai terpanjang di pulau jawa itu.

Tahun 2013 lalu, banjir luapan Sungai Bengawan Solo merendam 146 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Banjir tahunan itu juga meredam ribuan hektare tanaman padi dan akses jalan serta fasilitas umum. (**mcb)

Leave a Comment