Share

BPJS Ketenagakerjaan Telah Kirim Daftar Penunggak Ke Kejari

Bojonegoro (Media Center) – Daftar perusahaan penunggak iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Hal ini disampaikan Fauzan, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro saat ditemui di kantornya, Rabu (15/4/2015).

Ia menyebutkan, dalam daftar ini ada 79 perusahaan yang menunggak iuran sejak Februari lalu. Jika ditotal, jumlah tunggakan mencapai Rp 689.598.316.

“Suratnya sudah kami kirim pada 10 April lalu,” ujarnya.

Dilihat dari jumlahnya, Fauzan menyebutkan, Kabupaten Bojonegoro memiliki jumlah perusahaan menunggak yang paling banyak dibanding kabupaten tetangga seperti Tuban dan Lamongan. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, Kabupaten Tuban memiliki 57 perusahaan penunggak, sementara Kabupaten Lamongan sebanyak 21 perusahaan.

“Namun untuk jumlah tunggakan terbesar adalah Kabupaten Tuban dengan total Rp 1 miliar lebih,” lanjut Fauzan.

Ia menambahkan, setelah pengiriman surat ini, Kejaksaan akan memanggil pengelola perusahaan untuk melakukan pembayaran tunggakan. Namun, jika setelah dua kali pemanggilan dan tak ada respon, perusahaan akan dikenai sanksi hingga pencabutan ijin usaha.

“Untuk penunggak ini merata, mulai dari perusahaan media hingga di sektor migas. Jika setelah dipanggil dua kali tak ada respon, pasti ada sanksi,” pungkasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment