Share

Bulan Depan Ada Festival Belimbing di Ngringinrejo

Setelah beberapa waktu menggelar Festival Bengawan Bojonegoro, dalam waktu dekat ini juga akan dilaksanakan festival belimbing yang dipusatkan di Agro Wisata Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu. Kegiatan ini merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Setelah beberapa waktu menggelar Festival Bengawan Bojonegoro, dalam waktu dekat ini juga akan dilaksanakan festival belimbing yang dipusatkan di Agro Wisata Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu. Kegiatan ini merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro.

“Rencana pelaksanaannya tanggal 1 Nopember nanti,” kata Suwoto, Kepala Dusun Mejayen, Desa Ngringrejo.

Ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada Festival Belimbing ini. Yakni lomba belimbing yang diikuti para petani belimbing, fashion show Batik Jonegoroan, louncing internet desa, louncing Desa Agro Wisata, dan pagelaran wayang kulit.

“Bapak Bupati direncanakan melaunching Desa Agrowisata Belimbing Ngringinrejo,” tegas Suwoto.

Suwoto berharap, dengan adanya festival belimbing ini akan semakin mengenalkan Desa Ngringinrejo dengan potensi belimbingnya kepada masyarakat luas. Sehingga dapat mengundang wisatawan dan dapat menciptkan peluang usaha maupun kerja warga Ngringinrejo nantinya.

“Dengan banyaknya wisatawan yang datang ke sini, otomatis akan membuka peluang jasa bagi warga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” tandas Suwoto.

Suwoto menyebutkan, produksi kebun belimbing di  Desa Ngringrejo bisa mencapai 60 ton setiap kali panen raya. Setiap pohonya mampu mengasilkan 60 kilogram (Kg). Dari jumlah produksi 60 ton itu jika dikalkulasikan dengan harga belimbing rata-rata Rp5000 per kg, maka ada potensi pendapatan petani sebesar Rp 3Miliar. Puluhan ton belimbing itu, lanjut dia, dihasilkan dari 10 ribu pohon yang ditanam pada lahan seluas 20,4 hektar milik 98 orang petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Mekar Sari Desa Ngringinrejo.
“Ada beberapa jenis belimbing di agrowisata ini diantaranya Jenis bangkok, karangsari, panyuran, siwalan. Produksi belimbing Ngringinrejo ini tak mengenal musim. Karena setiap bulan petani selalu bisa memanennya,” pungkasnya.
Sementara Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Suyanto, menambahkan, Festival Belimbing yang kali pertama ini dilaksanakan ini merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi dan daerah untuk mengembangkan potensi desa wisata. “Ini untuk mempromosikan wisata Belimbing yang ada di sini. Kami harapkan dengan kegiatan ini wisata belimbing ini akan semakin dikenal masyarakat luas sehingga dapat menjadi salah satu tempat jujugan wisatawan,” pungkas Suyanto.(**numcb)

Leave a Comment