Share

Bumil Risti Harus Mendapatkan Penanganan

Kematian ibu ataupun bayi harus ditekan dan minimalisir, salah satunya adalah dengan gerakan maupun program. Penanganan lain yang tak kalah penting adalah kesadaran keluarga dan masyarakat terhadap ibu hamil menjadi faktor penting keselamatan bagi mereka para ibu.

Bojonegoro (Media Center) – Kematian ibu ataupun bayi harus ditekan dan minimalisir, salah satunya adalah dengan gerakan maupun program. Penanganan lain yang tak kalah penting adalah kesadaran keluarga dan masyarakat terhadap ibu hamil menjadi faktor penting keselamatan bagi mereka para ibu.

Disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Dra. Hj. Mahfudhoh Suyoto , kematian ibu disebabkan oleh 3 Terlambat dan 4 Terlalu. Yakni Terlambat mengambil keputusan, terlambat merujuk dan terlambat dalam pelayanan. Sedangkan untuk 4 Terlalu meliputi, Terlalu Tua, Terlalu Muda, Terlalu dekat dan Terlalu jauh jarak kelahiran.

Kematian Ibu diakibatkan oleh beberapa hal diantaranya pre eklamsi atau keracunan kehamilan, penyakit jantung, perdarahan dan infeksi. Sedangkan kematian anak diindikasikan oleh beberapa faktor diantaranya adalah Berat Bayi Lahir Rendah, sesak nafas, infeksi dan kurang gizi. Menurut Hj. Mahfudhoh, Angka Kematian Bayi di Bojonegoro dari tahun ketahun menunjukkan penurunan.

Masih dalam keterangannya data yang ada ibu hamil di Bojonegoro mencapai 13.377 orang. Dari jumlah tersebut 9.455 orang yang kontak dengan tenaga kesehatan baik bidan maupun dokter diseluruh wilayah Bojonegoro. Sementara itu, 1.026 ibu hamil menderita anemia, 463 orang mengalami keguguran di usia trisemester pertama kehamilan.

Diakhir sambutannya Ibu Hj. Mahfudhoh menyampaikan mulai tahun ini Pemkab Bojonegoro akan mendekatkan kesehatan langsung ditingkat bawah yakni melalui Gerakan Desa Sehat dan Cerdas. Yang diawali dengan menentukan titik nol didaerah masing-masing sebagai acuan untuk menentukan langkah selanjutnya pembangunan di suatu daerah.(humas/**mcb)

Leave a Comment