Share

Bupati Bojonegoro Minta Pemdes Margomulyo Kembangkan Wisata Desa Samin

Bojonegoro, Media Center – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah meminta agar Pemerintah Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo untuk mengembangkan wisata desa pasca diresmikannya Prasasti Sedulur Sikep Samin pada Kamis (29/8/2019). Wisata desa mempunyai potensi yang cukup besar.

Peresmian prasasti dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Camat, Tokoh Masyarakat, dan Pelajar dari desa setempat.

“Kalau bisa, dikembangkan menjadi wisata desa dengan meningkatkan potensi lainnya seperti buah-buahan, hasil kerajinan tangan, atau juga adanya pembangunan embung di Desa Margomulyo. Jadi, harus dikaitkan dengan beberapa potensi desa,” kata Bupati Anna saat memberi sambutan pada peresmian Tugu Prasasti Sedulur Sikep Samin.

Menurut dia, masyarakat Bojonegoro bangga karena ajaran Samin Soerosentiko Bojonegoro telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kenudayaan Kementrian pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai warisan Budaya Tak Benda.

“Saya minta, setelah diresmikan hari ini untuk kemudian sama-sama dijaga kebersihannya, jangan sampai rusak sehingga keunikannya bisa abadi selamanya. Kalau gelap, ya dikasih lampu,” pesan Bupati wanita pertama di Bojonegoro ini.

Ajaran samin merupakan ajaran turun temurun yang sudah ada sejak zaman nenek moyang yang memiliki nilia luhur dan menjadi bagian dari perilakukeseharian masyarakat Bojonegoro yang dapat menjadikan sebuah identitas pembeda dengan masyarakat didaerah lain.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Amir Sahid, mengungkapkan, peresmian tugu ini merupakan realisasi dari 17 program Bupati dan Wabup tentang pelestarian budaya.

“Bagaimana melestarikan budaya melalui event dan perlindungan bagi cagar budaya,” tukasnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan dari musyawarah, Sedulur Sikep Samin 2019 sepakat membangun Tugu atau disebut dengan Tetenger untuk tonggak sejarah bahwa ajaran Samin masih berada dan berkembang di wilayah Bojonegoro.

“Makna patung pada pintu gerbang adalah generasi Samin Surosentiko mengikuti dinamika tapi tetap memegang teguh kejujuran yang hakiki,” pungkasnya.(Rin/NN)

Leave a Comment