Share

Cegah Corona, Pegawai Pemkab Diperiksa Suhu Tubuh dan Diberi Cairan Antiseptik

Bojonegoro, Media Center – Pemerintah Kabupaten terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona atau codiv-19. Salah satunya melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan memberikann cairan antiseptik pada setiap pegawai yang akan masuk Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (19/3/2020).

“Ini untuk antisipasi dan pencegahan,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Masirin.

Dari pantauan, sejumlah petugas kesehatan dan satpol PP menghentikan setiap pegawai maupun orang umum yang akan masuk halaman parkir Gedung Pemkab. Dengan ramah, mereka meminta setiap pegawai dan pengunjung untuk dites suhu tubuhnya menggunakan Thermal Gun Infra Red. Alat ini untuk mengukur suhu tubuh manusia tanpa harus bersentuhan langsung.

Seteleh di cek suhu tubuhnya, petugas Satpol PP memberikan cairan antiseptik untuk membersihkan tangan.

“Dari hasil pemeriksaan semua suhu tubuhnya normal,” ucap Masirin.

Pemkab Bojonegoro telah melakukan sejumlah upaya praktis untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona. Yakni dengan menerbitkan Bupati Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 tertanggal 15 Maret 2020.

Selain itu, menyebarkan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait virus corona melalui Puskesmas, siaran radio dan media masa, menjadikan RSUD Dr. R. Sosodoro Sjatikoesoemo sebagai Rumah Sakit Rujukan pasien virus corona, melakukan pertemuan program surveilans (disampaikan pencegahan dan penanggulangan dan tatalaksana PD3I bagi petugas Puskesmas dan Rumah Sakit se Kabupaten Bojonegoro.

Juga mengusulkan 2 RSUD tambahan sebagai backup, Koordinasi dengan Polres, Kodim 0813 serta Kantor Imigrasi Bojonegoro terkait pelacakan kepulangan warga Bojonegoro dari Negara terjangkit virus corona dan melakukan pemantauan kepada warga Bojonegoro yang datang dari Negara terjangkit virus corona selama 14 hari, Skrining kepada warga yang baru dating dari luar kota di Poskes Stasiun dan Terminal Bojonegoro dengan mengisi kartu kewaspadaan corona, membuka pusat Informasi Covid-19 di call center 08113251666, dan mengupayakan penerapan protokol pencegahan Covid-19 di Transportasi dan Area Publik, untuk penyelanggaraan acara skala besar, di pasar, pedagang kaki lima dan restoran, area institusi pendidikan, komunikasi publik.

Bupati Anna juga melakukan video conference dengan 28 Camat untuk memantau kesiapan tiap mecamatan dalam menghadapi penyebaran virus corona atau covid-19 di masing-masing wilayahnya, Kamis (19/3/2020) siang. Video conference dilaksanakan di Command Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Jalan AKBP.M Soeroko No 11 Bojonegoro.(Dwi)

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengeluarkan 5 instruksi lain melalui group Whattsapp Pemkab Bojonegoro. Antara lain:

1. Masing-masing OPD / SKPD menyiapkan jadwal giliran masuk kerja, sesuai kebutuhan pelayanan dasar minimal (berlaku mulai besok Jumat 20 Maret 2020).

2. Yang sedang tidak bertugas kedinasan diwajibkan tetap standby di rumah masing-masing.

3. Berlaku semua jajaran baik PNS, maupun honorer, termasuk guru, dari segala jenjang.

4. Masa belajar di rumah diperpanjang hingga 29 Maret 2020.

5. Pemkab menyiapkan petugas dari unsur Satpol PP, Dishub, Babinsa, Kastrantib, Transib Kecamatan untuk berpatroli warga mengurangi aktivitas dan termasuk nongkrong di warung, warnet, cafe, mall, pasar dll untuk diarahkan kembali ke rumahnya masing-masing (mulai berlaku besok). Ke pasar ke mall belanja seperlunya dan segera kembali.

6. Petugas sebelumnya harus kondisi fit, sehat dan dibekali pelindung pencegahan bertandard sempurna.

Leave a Comment