Share

Cegah Jajanan Tak Sehat, Beri Pelatihan PKL dan Pengurus Kantin Sekolah

Bojonegoro (Media Center) – Maraknya jajanan tak sehat yang dikonsumsi pelajar di sekolah memiliki banyak dampak negatif untuk tumbuh kembang anak. Tak hanya itu, jajanan tak sehat ini juga menjadi salah satu pemicu berbagai penyakit. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat selain berdampak pada pemicu kanker, stroke dan jantung. Hal ini tengah menjadi sorotan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro.

Untuk meminimalisir keberadaan jajanan tak sehat di Bojonegoro, TP PKK bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia untuk mensosialisasikan jenis makanan berbahaya yang sering dikonsumsi oleh anak-anak. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro (Sabtu, 14/2/2015).

Tak hanya itu, pakar gizi yang menjadi narasumber, Junaidi S. Lesmana, juga memberikan pengetahuan zat-zat berbahaya yang tanpa disadari terkandung dalam bahan pangan sehari-hari beserta bahan penggantinya.

“Tanpa disadari, bahan makanan yang dipakai sehari hari seperti minyak curah, gula pasir dan mentega juga memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Apalagi jika dikonsumsi sejak kanak-kanak,” terangnya.

Para peserta yang terdiri dari guru, pengurus kantin hingga pedagang kaki lima (PKL) yang hadir ini diharapkan membagi pengetahuan ini kepada rekan lainnya sehingga bisa menyajikan jajanan yang sehat bagi pelajar dan anak-anak di Bojonegoro.

Sebelumnya, Asisten III Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Yayan Rohman, menyampaikan gerakan makanan sehat anak sekolah ini, adalah wujud kepedulian Pemkab terhadap anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Pemberian makanan yang sehat, bergizi dan bernutrisi adalah penentu utama untuk perkembangan fisik dan mental anak.

“Komitmen ini sangat dibutuhkan untuk menjaga anak-anak kita dari ancaman makanan yang berbahaya. Semoga saja apa yang kita lakukan ini akan membawa dampak positif. Seluruh jajanan anak sekolah harus memenuhi syarat keamanan pangan,” tegasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment