Share

Cita-cita Jadi Pilot, Jenazah Bima Dimakamkan di Samping Neneknya

Bojonegoro (Media Center) – Isak tangis mengiringi pemakaman jenazah Bima Saputra Lugianto, (10) dan Maryati (50) di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Bima adalah pelajar kelas IV SDN 1 Dander sedangkan Maryati adalah sang nenek.

Jenazah Bima dipulangkan menggunakan ambulan bersama jenazah lainnya tiba di rumah duka sekitar pukul 12.00 WIB. Isak tangis keluarga dan beberapa tetangga menyambut kedatangan jenazah ketika warga membawa peti mati ke rumah duka.

Bima Saputra Lugianto, (10), salah satu korban kecelakaan maut rombongan jamaah pengajian Desa Dander, Kecamatan Dander, Bojonegoro di ruas tol lingkar Jangli, Jatingaleh, Semarang, Jawa Tengah, Jumat kemarin (20/02/2015).

Sosok almarhum yang bercita-cita menjadi pilot itu dikenal kawan dan tetangganya adalah anak pendiam dan lucu. Almarhum berangkat bersama neneknya, Maryati (50), ke Habib Lutfi, Pekalongan. Selain acara pengajian, Maryati juga berobat karena sesak nafas yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Namun takdir berkata lain. Bus Sang Engon yang ditumpanginya terbalik di jalan tanjakan menikung tol Jangli pada Jum’at (20/2/2014) sore kemarin. Bima menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian bersama Maryati, neneknya. Hingga berita ini diturunkan, release dari posko kecelakaan yang berada di kecamatan Dander, jumlah korban meninggal berjumlah 18 orang. (rin/*acw)

Leave a Comment