Share

Combat, Selamatkan Populasi Musang

Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh Komunitas Musang Bojonegoro Jawa timut (Combat) yang justru menjadikan hewan liar ini sebagai peliharaan. Hal ini tentu saja bukan hal yang wajar bagi masyarakat karena musang dikenal sebagai satwa yang cukup agresif.

Bojonegoro (Media Center) – Musang (Paradoxurus hermaphroditus)atau biasa disebut luwak merupakan salah satu hama bagi beberapa jenis tanaman, seperti kopi serta buah buahan, bahkan tak jarang hewan ini memangsan hewan ternak milik penduduk. Hal inilah yang menyebabkan hewan ini diburu. Tak hanya untuk mengurangi gangguan pada tanaman maupun ternak, perburuan musang juga untuk mengambil daging maupun bagian tubuh lainnya untuk dikonsumsi atau diperjualbelikan.

Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh Komunitas Musang Bojonegoro Jawa timur (Combat) yang justru menjadikan hewan liar ini sebagai peliharaan. Hal ini tentu saja bukan hal yang wajar bagi masyarakat karena musang dikenal sebagai satwa yang cukup agresif.

Humas Combat, Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa komunitas ini selain sebagai berkumpulnya pecinta musang juga sebagai upaya untuk melestarikan musang. Menurutnya saat ini binatang tersebut mulai langka karena banyak yang diburu.

“Selain mengenalkan musang sebagai peliharaan, kita juga berupaya untuk melestarikan musang,” ujar pria yang juga salah satu pelopor organisasi ini.

Iwan menambahkan awal berdirinya combat melalui media sosial Fecebook. Anggota Combat saat ini terdiri dari belasan pecinta musang dan rutin berkumpul di alun-alun Kota Bojonegoro pada Rabu dan Sabtu Soren serta Minggu pagi.

“Kita berkumpul di sini, untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa musang itu bisa dijinakkan,” ujar Iwan.

Ada berbagai jenis musang yang dimiliki anggota Combat. Seperti musang pandan , musang lombok, musang bulan (Viverricula malaccensis), dan juga musang akar (Arctogalidia trivirgata). Untuk makanannya bisa berupa buah-buahan, susu atau air gula, hingga kepala ayam. “Yang agak repot itu harus memandikannya tiap pagi dan sore hari,” tutupnya. (lyamcb)

Leave a Comment