Share

The Dander Bojonegoro, Masuk Proses Penghitungan Aset

Seperti yang diungkapakan Bambang Suharno, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bojonegoro. Menurutnya pada kawasan Tirta Wana Dander yang akan berubah menjadi The Dander, terdapat aset milik Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sekira 3 Ha. Luasan ini termasuk kolam renang, pertokoan hingga pesanggrahan yang ada dalam komplek Tirta Wana Dander.

Bojonegoro (Media Center) – Rencana pembangunan obyek wisata The Dander di Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa Timur terus berlanjut. Saat ini, proses pembangunan sudah masuk dalam tahap penghitungan aset milik Pemkab yang ada di komplek lokasi Wana Wisata Dander ini.

Seperti yang diungkapakan Bambang Suharno, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bojonegoro. Menurutnya pada kawasan Tirta Wana Dander yang akan berubah menjadi The Dander, terdapat aset milik Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sekira 3 Ha. Luasan ini termasuk kolam renang, pertokoan hingga pesanggrahan yang ada dalam komplek Tirta Wana Dander.
“Karena ada aset Pemkab, maka harus dilakukan penghitungan,” ujar Bambang Suharno saat ditemui di Ruangannya, Rabu (5/6/2014).

Ia menjelaskan, karena penggarapan proyek The Dander ini dilakukan oleh pihak ketiga, maka akan ada penawaran kepada pemkab Bojonegoro terkait adanya aset milik pemkab ini. “Masih kita diskusikan apakah bentuknya penyertaan modal atau kerjasama,” jelasnya.

Seperti diketahui, Wana Wisata Dander ini digadang-gadang akan menjadi salah satu wisata andalan di Bojonegoro dengan nama The Dander. Pembangunan The Dander ini meliputi hampir keseluruhan fisik bangunan hingga penambahan beberapa fasilitas penunjang lainnya yang lebih memadai. Proyek yang bernilai Rp7,3 Miliar untuk tahap pertama ini ditangani oleh pihak ketiga yakni Badan Usaha Milik daerah (BUMD) Bojonegoro, PT. Bojonegoro bangun sarana (BBS). (*/lyamcb )

Leave a Comment