Share

Dandim 0813 Tutup TMMD 2018 di Bojonegoro

Bojonegoro, 13/11 (Media Center) – Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh. Redinal Dewanto menutup Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2018 kodim 0813 Bojonegoro,  Jawa Timur, Selasa (13/11). Acara yang diadakan di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro dihadiri jajaran forkopimda Bojonegoro, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Letkol Arh. Redinal Dewanto menyampaikan bahwa selama hampir satu bulan sejak dibuka, para prajurit TNI, anggota kepolisian, aparat Pemda, serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan. Sasaran pembangunan ini berupa pembangunan fisik sejumlah 12 unit maupun non fisik sebanyak 20 sasaran kegiatan.

“Dalam kegiatan TMMD ini dapat kita saksikan semangat kebersamaan serta gotong royong antara masyarakat dan aparat yang bersama-sama bekerja dilapangan. Hal ini menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, semangat kebersamaan dan kegotongroyongan seperti inilah yang sebenarnya merupakan salah satu kepribadian bangsa Indonesia. Kemanunggalangan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa.

TMMD 2018 mengambil tema “TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera, dan Demokratis”. Tema ini sejalan dengan visi pemerintah pusat melalui kebijakan membangun Indonesia dari pinggiran.

“Kebijakan ini membantu darrah-daerah yang belum tersentuh pembangunan untuk mendapat kesempatan dalam pembangunan,” imbuhnya.

Sebagaimana program TMMD yang telah berjalan rutin, pembangunan TMMD Imbangan ini diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan fisik Prajurit TNI beserta seluruh komponen melakukan pembangunan infrastruktur. Sementara untuk pembangunan nonfisik TNI bekerjasama dengan instansi terkait memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada aparat desa dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dana desa. Selain itu ada juga pelatihan pembuatan pupuk kompos, pelatihan linmas, pengetahuan hukum, bahaya narkoba kepada anak-anak dan juga kesadaran akan bela negara.

Dengan berakhirnya TMMD ini, kepada semua element diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan kebersamaan antara TNI dengan rakyat yang telah terjalin selama ini.

“Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama, sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan dari bangsa kita. Selanjutnya peliharalah hasil-hasil program TMMD yang telah dilaksanakan. Teruslah membangun dan menggali potensi-potensi yang ada disetiap desa masing-masing, serta jadikan diri kita sebagai agen-agen perubahan,” tutupnya di akhir sambutan.(*mcb)

Leave a Comment