Share

Daya Tampung TPAS Banjarsari Bertambah

Sebelumnya, TPAS tersebut hanya mampu menampung sampah-sampah dari pasar tradisonal yang ada di kota, namun sejak dilakukan pembebasan lahan, yang membuat luasan lahan TPAS menjadi 6 hektar (ha) dari 5 ha sebelumnya, TPAS telah mampu mengakomodir 3 pasar di luar wilayah perkotaan.

Bojonegoro (Media Center) – Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) di Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro Jawa Timur, sejak tahun 2014 ini telah mampu menampung kiriman sampah dari sejumlah pasar tradisional yang ada di luar Kecamatan Bojonegoro (Kota).

Sebelumnya, TPAS tersebut hanya mampu menampung sampah-sampah dari pasar tradisonal yang ada di kota, namun sejak dilakukan pembebasan lahan, yang membuat luasan lahan TPAS menjadi 5,5 hektar (ha) dari 4 ha sebelumnya, TPAS telah mampu mengakomodir 3 pasar di luar wilayah perkotaan.

Nurul Azizah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro, menyebutkan, setidaknya ada 3 pasar diluar Kecamatan Bojonegoro yang telah teratasi. yakni Pasar Sumberejo, Kapas dan Dander. Ia juga menyebutkan, dengan bertambahnya lahan ini, muatan harian di TPAS juga meningkat, termasuk penambahan volume sampah selama blan ramadhan.

“Bulan Ramadhan dan dari beberapa pasar kali ini jumlahnya bisa mencapai 220 meter kubik sampah setiap harinya,” ujarnya. Padahal, di hari biasa, produksi sampah Bojonegoro hanya 180 meter kubik. Nurul mengaku, pembebasan lahan tambahan untuk TPAS ini sangat membantu tampungan sampah, terutama menjelang Idul Fitri.

Meski telah ada tambahan lahan di TPAS Banjarsari, namun pihak DKP tetap akan menggagas pembangunan TPAS pembantu di Bojonegoro wilayah timur dan barat. (**mcb)

Leave a Comment