Share

Dekati Siaga, Dishub Imbau Penambang Perahu Kurangi Muatan

Status sungai Bengawan Solo sampai dengan pukul 12.00 wib mencapai 12.38 peilschaal atau mendekati Siaga, Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro menghimbau para penambang perahu penyeberangan untuk mengurangi jumlah penumpang. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

Bojonegoro (Media Center) – Status sungai Bengawan Solo sampai dengan pukul 12.00 wib mencapai 12.38 peilschaal atau mendekati Siaga, Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro menghimbau para penambang perahu penyeberangan untuk mengurangi jumlah penumpang. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

Berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemkab Bojonegoro, jumlah penumpang perahu harus menyesuaikan kondisi sungai Bengawan Solo. Jika memasuki Siaga I, perahu dianjurkan hanya memuat 80% penumpang dari kapasitas maksimal perahu. Saat Siaga II, hanya diperbolehkan memuat 60% penumpang.

“Dan saat siaga III, hanya 50% penumpang yang boleh diangkut perahu penyeberangan,” jelas Hartono, Kabid Hubungan Darat Dishub Bojonegoro, Senin (2/2/2015).

Tak hanya imbauan bagi para penambang perahu penyeberangan yang beroperasi di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo, Dishub juga telah membagikan alat keselamatan seperti life jacket dan pelampung donat.

“Akhir tahun kemarin sudah kita bagikan, masing-masing perahu dapat beberapa pelampung donat dan life jacket,” imbuhnya.

Seperti diketahui, di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo di Bojonegoro terdapat sedikitnya ada 91 titik penyeberangan dan lebih dari 190 perahu penyeberangan yang beroperasi. Masing-masing perahu memiliki kuota berbeda, untuk perahu ukuran besar seperti yang beroperasi di Ledok kulon – Trucuk bisa memuat hingga 13 sepeda motor.(**mcb)

Leave a Comment