Share

Dialog Dengan KSAD, Ini Keinginan Petani Bojonegoro

Unjuk Karya Petani Bojonegoro di Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, Bojonegoro berlangsung meriah dengan dihadiri pucuk pimpinan tertinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat. Tak hanya dihadiri Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), panen raya ini juga dihadiri Direktorat Jenderal tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Hasil Sembiring dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf.

Bojonegoro (Media Center) – Unjuk Karya Petani Bojonegoro di Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, Bojonegoro berlangsung meriah dengan dihadiri pucuk pimpinan tertinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat. Tak hanya dihadiri Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), panen raya ini juga dihadiri Direktorat Jenderal tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Hasil Sembiring  dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf.

KSAD tiba di Bojonegoro menggunakan helikopter milik TNI yang dikawal oleh pimpinan Kodam B Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Eko Wiratmoko dan pejabat tinggi di Jajaran Kodam V Brawijaya. Selepas mendarat, rombongan KASAD langsung menuju lokasi unjuk karya panen raya padi. Rombongan langsung disambut dengan seni tradisional Reog Ponorogo dibawah asuhan Kodim 0813 Citra Panca Yudha Jaya.

Dalam rangkaian lawatan di Bojonegoro KSAD, Dirjen Tanaman Pangan, Wakil Gubernur Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya melakukan dialog interaktif dengan para petani. Salah satunya adalah Purwadi, Petani Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor yang mengharapkan agar pembangunan tanggul diteruskan sampai diwilayah Kecamatan Babat, Lamongan.

Menurutnya saat ini tanggul baru sampai di Desa Pucangarum. Selain itu petani juga meminta agar pemerintah membangun pintu air di Desa Lebaksari. Pembangunan pintu air ini diharapkan akan menunjang ketersediaan air bagi petani.

Sementara itu, Suwarno, petani dari Kecamatan Sukosewu mengharapkan agar pemerintah menjamin ketersediaan pupuk demikian juga dengan harga pupuk yang sama sekali tidak berpihak kepada para petani kita. Selain itu petani juga mengharapkan adanya bimbingan pada saat pembenihan sehingga benih yang dihasilkan maksimal.

Tak sampai disini saja, perwakilan petani juga meminta agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan waduk Gongseng untuk menunjang pertanian para warga di daerah aliran waduk ini.(**mcb)

Leave a Comment